Indramayu. Warga Harapkan Pengerukan Sungai Eretan

Posted by Admin Tuesday, 24 December 2013

INDRAMAYU, - Sejumlah warga di Desa Eretankulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mendesak pengerukan Sungai Eretan akibat pendangkalan pada musim hujan ini. Pasalnya, pendangkalan sungai tersebut berpotensi menyebabkan banjir.

“Pendangkalan air sungai akibat endapan lumpur itu akan menyebabkan air sungai meluap jika curah hujan tinggi. Itu mengakibatkan banjir menerjang daerah sekitarnya,” kata Amin, Kuwu Kandanghaur, Senin (23/12/2013).
Amin mengungkapkan, luapan air Sungai Eretan kerap terjadi di wilayahnya terutama saat musim hujan. Menurut dia, banjir tersebut kerap merendam ribuan rumah di Desa Eretan yang berada di pesisir utara Indramayu itu.
Banjir tersebut semakin parah jika berbarengan dengan kondisi air laut yang pasang. Selain merendam ribuan rumah, banjir juga mengakibatkan warga terserang berbagai penyakit. “Banjir biasanya membawa sampah-sampah dan lumpur hingga ke rumah-rumah warga. Itu membuat warga terjangkit berbagai penyakit, seperti diare, gatal-gatal, dan penyakit kulit,” tuturnya.
Untuk mengatasinya, Amin meminta agar instansi yang berwenang melakukan pengerukan Sungai Eretan guna meminimalisasi pendangkalan. Pasalnya, saat ini tingkat sedimentasi di sungai tersebut sudah tinggi. “Sungai ini sudah puluhan tahun tidak dikeruk, sehingga semakin dangkal,” katanya.
Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Pertambangan dan Energi Kabupaten Indramayu, Dikdik Sudiana mengaku tak bisa berbuat banyak untuk meminimalisasi pendangkalan sungai akibat endapan lumpur tersebut. Pasalnya, pengerukan Sungai Eretan merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk.
“Kami tidak punya kewenangan untuk mengeruk sungai, karena itu adalah ranah BBWS. Namun, ini selalu kami koordinasikan,” ujarnya.
Seperti diketahui, sejumlah daerah di Indramayu berpotensi dilanda bencana alam seperti puting beliung dan banjir terutama pada musim hujan ini. Bersasarkan Data Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam Indramayu, sejumlah daerah rawan bencana di antaranya Kecamatan Cantigi, Losarang, Lelea, Gabuswetan, Widasari, Indramayu, Kandanghaur, dan Eretan.
Selain itu, bencana alam yang kerap terjadi di wilayah Indramayu, terutama daerah pesisir yaitu gelombang pasang akibat angin Musim Barat. Angin tersebut bisa mencapai kecepatan 100 knot/jam melebihi batas normal 30 knot/jam dan menyebabkan gelombang mencapai ketinggian hingga 4 meter.
Pemkab Indramayu melalui Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana alam pada musim hujan ini. Berdasarkan instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu pun menyatakan siaga bencana selama empat bulan ke depan, yakni Desember 2013-Maret 2014.(pr/red)

loading...
»Share or Like News: Indramayu. Warga Harapkan Pengerukan Sungai Eretan
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 15:36:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH