INDRAMAYU, – Data terahir pasca
korban banjir bandang di Desa Eretan Kulon Blok Kalimenir Rt 06/06 Kabupaten
Indramayu Jawa Barat ,mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, 14 Rumah
amblas dan ratusan rumah warga rusak berat. Hingga berita ini diturunkan
belum ada penanganan bantuan hilang dan rusaknya rumah diwilayah itu.
Diberitakan eksposrakyat, Imam Simun
(45) Ketua Rt 06 Desa Eretan Kulon blok Kalimenir kepada wartawan pada Sabtu
(25/1) kemarin, mengatakan bahwa banjir bermula ketika saluran
pembuang wilayah Haurgeulis masuk dan melewati sungai kalemenir, akibat
derasnya arus air diiringi hujan lebat mengakibatkan sungai meluap dan
mengalir kewilayah dataran rendah sungai kalianyar serentak tak
terbendung dan menerjang ratusan rumah disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS)
Kalianyar.
Diceritakan imam, Kejadian tersebut menimpa
warga pada hari minggu(19/1) kemarin, warga tak kuasa menghadapi derasnya
aliran air bersamaan dengan tingginya curah hujan yang mengguyur
diwilayahnya, hingga banyak barang barang didalam rumah tidak dapat
diselamatkan
Disaat warga sibuk menyelamatkan
diri, upaya evakuasi beberapa warga dari Rt 05 dengan menggunakan perahu,
mengakibatkan 3 orang meninggal dunia satu diantaranya meninggal dan
ditemukan di wilayah Indramayu, sementara yang dua diketemukan dilokasi
kejadian namun ketika dilarikan ke rumah sakit dua korban tak dapat
diselamatkan.
Imam menambahkan, Akibat
kerusakan yang dialami puluhan rumah wilayah tersebut, diperkirakan
masing masing rumah mengalami kerugian sebesar Rp 25 juta, pihaknya berharap
kepada pemerintah agar dapat membantu meringankan beban para korban saat
ini.
“Apapun bentuk perhatian pemerintah
sangat kami harapkan, mengingat kondisi warga kami dalam kesusahan,”pinta Imam.
Senada disampaikan H. Ali Sodikin
tokoh masyarakat Desa Eretan Kulon, ia membenarkan akibat banjir yang
melanda blok kalimenir beberapa hari kemarin, telah menggusur sedikitnya
14 rumah warga diantaranya di Rt05/06 rumah milik Tarkiman Ketua RT, Dawinah,
Warmin, Brosot, Mawarsih dan Darminih,adapun korban rumah tergusur di Rt/Rw
06/06 adalah rumah milik Kastinih, Amin, Suherman, Tasman, Sukandi, Suwita,
Darma dan Jembar. Sementara itu untuk korban rumah yang rusak baik ringan
maupun berat jumlahnya ratusan rumah.
Sementar itu Sekeretaris Daerah, H.
Ahmad Bachtiar,SH, sebelumnya mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan
kordinasi dengan berbagai pihak dalam penanggulangan korban bencana
termasuk kepada LSM dan media agar dapat membantu dalam melakukan
upaya perbaikan pasca bencana.diyakininya hal itu membutuhkan kerjasama
semua pihak.
loading...
»Share or Like News:
3 Orang Meninggal, Puluhan Rumah Ambruk Saat Banjir Melanda Indramayu

