Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan Terbelit Hutang

Posted by Admin Tuesday, 7 January 2014


Malang: Ribuan nelayan di Pantai Sendangbiru, Kecamatan  Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berhenti melaut sejak dua bulan terakhir. Mereka beralih profesi sebagai buruh tani, kuli  bangunan dan tukang ojek. Sebagian dari mereka justru mulai terbelit  hutang.Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya Malang Umar Hasan kepada Media  Indonesia, Senin (6/1), mengatakan nelayan berhenti melaut diperkirakan  sampai Maret. Mereka terpaksa bekerja di sektor lain untuk menyambung  hidup.

Kondisi sekarang, lanjutnya, cukup berat karena berbarengan dengan penaikan harga elpiji 12 kilogram (kg) yang memicu kenaikan harga pangan  di daerah setempat.

"Nelayan berhenti total melaut. Kondisi ini sampai cuaca membaik, diperkirakan hingga Maret," tegasnya.

Bagi nelayan yang memiliki kebun, mereka kembali mengolah lahan.  Sedangkan yang tergolong keluarga prasejahtera harus bekerja keras  menyambung hidup sebagai kuli bangunan dan jasa ojek.

Sebagian nelayan lainnya sudah terjerat hutang di perorangan maupun  koperasi. Mereka berhutang karena tabungan sudah habis untuk menutup  kebutuhan. Pantauan selama ini, istri nelayan juga mulai menjual  perhiasan yang di beli dari hasil jualan ikan sebelumnya.

Sedangkan kondisi tempat pelelangan ikan di Pondokdadap kawasan pantai  itu tidak ada aktivitas jual beli ikan. "Mereka terpaksa berhutang untuk menyambung hidup selama musim paceklik  ini," ujarnya.

Ia menjelaskan cuaca buruk di pantai selatan Jawa terjadi angin kencang,  ombak mencapai 4 meter hingga menyentuh bibir pantai. Sangat berbahaya  bisa mengancam keselamatan bila nekat melaut.

"Kondisi ini dialami nelayan setiap tahun, dan memang seperti ini nasib  nelayan," tuturnya.

Ia mengungkapkan jumlah nelayan di Sendangbiru mencapai 2.544 orang  tergabung dalam 552 armada perahu payang, jukung, dan sekoci.

Kendati kehidupan mereka sekarang memprihatinkan, tapi organisasi  nelayan setempat tidak meminta bantuan bahan pokok ke Pemerintah  Kabupaten Malang.

Pasalnya mereka merasa jengah, sebab Pemkab selalu terlambat dalam  memberikan bantuan kendati pengurus organisasi sudah menyerahkan data  nelayan miskin.

"Kami memutuskan tidak meminta bantuan. Percuma saja, bantuan kerap  datang terlambat. Tahun kemarin, datangnya bantuan setelah cuaca bagus  dan nelayan mulai melaut," tukasnya.(mtr/red)

loading...
»Share or Like News: Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan Terbelit Hutang
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 07:39:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH