Indramayu: Korban banjir di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, saling berebut pakaian bekas yang diberikan oleh para donatur. Aksi rebutan itu terjadi karena belum adanya bantuan sandang berupa pakaian dan selimut dari pemerintah setempat.
Diberitakan Metrotv.news, Aksi berebut baju bekas yang dilakukan sesama korban banjir itu terjadi saat para donatur memberikan sumbangannya berupa pakaian layak pakai kepada pengungsi banjir yang menginap di Jalan Raya Indramayu-Cirebon, Kamis (23/1).
Para korban banjir itu saling tarik untuk mendapatkan pakaian sumbangan para donatur. Mereka mengaku senang dengan bantuan tersebut karena memang usah kehabisan stok pakaian bersih dan kering. Selain pakaian dan selimut, warga mengaku kini paling membutuhkan obat-obatan dan makanan matang.
Memasuki hari keenam, banjir di Kabupaten Indramayu sempat surut. Namun, pada Kamis pagi hujan kembali mengguyur. Akibatnya, beberapa aera di 31 kecamatan kembali terendam.
Berdasarkan data yang diperoleh Metro TV dari Pemkab Indramayu menyebutkan, diketahui, banjir mengakibatkan 28 ribu rumah terendam dan 912 ribu areal tanaman padi terancam gagal panen.
loading...
»Share or Like News:
Korban Banjir Indramayu Berebut Pakaian

