Karangsong, (SONGFM) - Kecelakaan laut kembali terjadi,
setelah sebelumnya dikabarkan KM Hikmah 6 Bersama 11 awaknya hilang diterjang
gelombang di laut Jeleh Sorong Kalimantan tengah, kini kembali berita duka menimpa
keluarga nelayan di Indramayu, sebagaimana diterima Koordinator keamanan
Bunyamin dari saksi, dalam laporan kejadian kecelakaan kapal dilaut di pos
keamanan dan pengawasan nelayan TPI Karangsong Indramayu pada Sabtu, 25/1.
Seorang nelayan yakni Rostam (30), ABK dari KM Ridho warga Desa Brondong
Kecamatan Pasekan – indramayu, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami
peristiwa kecelakaan laut saat menebar jarring rajungan bersama 3 rekannya dengan
Perahu KM Ridho milik Abdul Sukur (40), pada 22/1 lalu.
Berdasar keterangan saksi Nahkoda KM Ridho, Naskim (35) menuturkan,
kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 wib, lokasi kejadian sendiri berada
ditengae payang yakni nama wilayah yang tidak jauh dari muara Karangsong Indramayu,
dengan jumlah kru sebanyak 4 orang termasuk korban meninggal.
Saat itu ke empatnya bertujuan mencari rajungan dengan menggunakan
Perahu bubu (rampus) KM Ridho, pada rabu 22/1 lalu, sesampainya dilaut yakni di
tengah payang, lokasi yang tidak jauh dari muara karangsong pada pukul 14.30
wib, kru langsung tawur (menyebar jaring), setelah 2 kali tawur, namun nahas
bagi korban tiba-tiba salah satu ris dan tali kulu bubu menyangkut salah satu
kakinya hingga korban terbawa dan jatuh kelaut, namun akibat kencangnya air
korbanpun tidak bisa diselamatkan oleh rekan-rekannya.
“kami sudah berusaha mencari korban hingga mengangkat tali
ris kulu tersebut yang menyangkutnya (Rostam/korban,red), tapi tetap tidak
ditemukan”. Ucap Naskim saat membuat berita kejadian di pos. Sabtu 25/1.
Naskim (35) menambahkan, dikarenakan air sedang deras dan
upaya pencarian untuk menolong korban hingga malam hari belum juga diketumakan,
maka dia bersama ABK lainnya memutuskan pulang dan menghentikan sementara
pencarian, dengan meninggalkan alat tangkap rajungan (bubu) yang sudah di tawur
di TKP, Sesampainya di darat dia menyampaikan
musibah tersebut kepada juragan (pemilik) kapal Abdul Sukur (40), upaya
pencarianpun dilanjutkan pada esok harinya dengan dibantu rekan nelayan lainnya,
dan sekira pukul 10.00 wib pada Kamis (23/1), korban (Rostam.red) akhirnya ditemukan
dalam keadaan sudah meninggal dunia, jenazah korbanpun langsung di bawa kerumah
duka untuk di sholatkan dan langsung dikebumikan di TPU setempat. ( Haris)
loading...
»Share or Like News:
Tersangkut Tali, 1 ABK Perahu Rampus KM Ridho Meninggal Dunia

