Indramayu,
(SONGFM) – Bencana banjir yang melanda di Kabupaten Indramayu beberapa hari
lalu telah mengakibatkan banyaknya kerugian, salah satunya terhadap para petani
tambak (pembudidaya) ikan, di dua kecamatan yakni di kecamatan Indramayu dan Kecamatan
Balongan,
Disampaikan,
Edi Warmadi (Edwar) kepala Dinas UPTD Perikanan dan Kelautan yang
menangani dua kecamatan tersebut, ribuan
ikan yang di tanam-pun hanyut terbawa banjir dan sebagaimana data yang ada dari
para pemilik tambak di dua kecamatan tersebut sekitar 22.698.400 ekor ikan berbagai
jenis hanyut terbawa banjir.
“berdasar
data yang ada pada kami dari para pemilik tambak yang terkena banjir kemarin, yaitu
sebanyak, 814,85 hektare tambak di kecamatan Indramayu dan 134,6 hektare di
kecamatan Balongan. Adapun total ikan yang hanyut di dua kecamatan ini yaitu 22.698.400
ekor ikan dari berbagai jenis”ujar Edwar kepada wartawan dikantornya Sabtu,1/2
siang.
Edwar menambahkan,
data tersebut terdiri dari berbagai desa di antaranya, yang terdapat di
kecamatan Indramayu yakni, Pabean Udik 33 hektare, Karangsong 189,6 hektare,
Tambak 56,5 hektare, Singaraja 88,6 hektare, Singa Jaya 404 hektare, Paoman
27,75 hektare, Margadadi 19,5 hektare, dan
di Kecamatan Balongan yakni, Tegalurung 38,5 hektare, Balongan 68,7 hektare,
Majakerta 95 hektare, Sukareja 16,25 hektare, Tugu lor 0,9 hektare, Rawadalem
0,75 hektare.
Adapun jumlah
dan jenis ikan di dua kecamatan tersebut yakni di kecamatan Indramayu, Jenis Udang
Windu 855,000 ekor, Udang Vaname 19,430,000 ekor, Bandeng 779,000 ekor, dan Lele
500 ekor, sementara untuk di kecamatan Balongan, Jenis Udang Windu 204,000
ekor, Udang Vaname 842,400 ekor, Bandeng 68,000 ekor, dan Lele 14,000 ekor,
Gurame 2.000 ekor, Nila 4.000 ekor.
sementara
taksiran untuk kerugian berupa rupiah belum bisa ditentukan karena dirinya
(edwar-red), hanya bertugas mendata luas tanah dan jumlah ikan yang ada pada
pemilik lahan, sementara untuk taksiran rupiah sendiri atas kerugian yang
dialami para petani tambak tersebut, bagian dari tugas dinas terkait di Pemda
Indramayu .
ada
salah satu kelompok yang sudah melaporkan dengan total kerugian mencapai Rp. 38
milyar yakni dari kelompok budidaya Mahkota
Raja di Desa Singaraja Kecamatan Indramayu yang memilki 40 anggota dengan luas
tanah 340 hektare yang sudah ditanami 20.000 ekor Udang Vaname jumlah tersebut termasuk
milik ketua kelompok Mahkota Raja H. Maptu’in sebanyak 40 hektare.
“hanya
ada satu kelompok yang menyampaikan kerugiannya yakni kelompok Mahkota Raja di
Desa Singaraja dengan luas lahan sekitar 340 hektar, yang sudah ditanam jenis
udang vaname dan semuanya hilang terbawa banjir, kerugiannya ditaksir mencapai
38 milyar”.tutup Edwar menirukan laporan H. Maptu’in.// (Haris)
loading...
»Share or Like News:
Petani Tambak Merugi ; Jutaan Ikan Terbawa Banjir
