INDRAMAYU - Puluhan petani tambak korban banjir diwilayah
Kabupaten Indramayu, bersama sama dengan Front Nelayan Bersatu (FNB)
melakukan Audensi pembahasan bantuan ganti rugi tambak dengan Komisi B
DPRD Indramayu, Rabu (5/3/14).
Kehadiran mereka disambut oleh Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD
Indramayu yang membidangi Dinas Kelautan dan Perikanan seperti ketua
Komisi B Benny TH(PDI.P), Wakil Ketua H Muhaemin (P.Golkar), anggota
Hadi Hartono(PKS), Ahmad Nasiruzaman( Golkar), Rofikoh (Demokrat),
Liyana (PDIP) dan H Hasyim Junaedi (Golkar).
Pada pembahasan audien tersebut lebih menijau kembali hasil audiensi
pada 24 Feb kemarin terkait masalah tuntuan dampak banjir terhadap para
petambak di Indramayu terhadap 48.99 hektar mengalami gagal panen dan
gagal tanam.” Terkait surat yang pernah disampaikan pada 24 Feb 2014
kemarin, sekarang Ini juga kami membawa perwakilan petani tambak dari
seluruh Indramayu yang terdiri dari ormas HNSI, SNT dan SETAN, untuk
mendengarkan tindak lanjut dari aspirasi warga nelayan,” Kata Ketua
Front Nelayan Bersatu(SNT)Ono Surono kemarin.
Seperti yang diungkapkan Rino petani tambak dari Cemara Kulon
Kecamatan Losarang, Ali Wardani petani tambak dari Eretan Wetan
Kecamatan Kandanghaur dan beberapa paparan petani tambak yang pada
pokok penyampaian aspirasinya adalah nelayan menuntut adanya satu
kepedulian dari pihak pemerintah, karena Selama ini pemerintah pilih
kasih,” jadi tolong perjuangkan apa yang menjadi tuntutan kami”Ungkap
salah satu petani diruangan itu.
Menaggapi hal itu, Muhaemin Wakil Ketua Komisi B mngatakan bahwa APBD
Indramayu sudah menyiapkan alokasi masalah bencana sebesar 2 milyar.
Tentu itu sangat kecil ketika akan dibagi-bagi seluruh Indramayu. Maka
pihaknya akan bahas dengan dinas terkait yang pada intinya anggaran
tersebut sudah dipersiapkan
“Jujur saja belum ada implementasi tindakan sepeti apa terkait
bantuan yang diambil dari anggaran tak terduga itu, mengingat banyaknya
alokasi anggaran untuk menanggulangi korban bencana banjir bukan hanya
dari petani tambak,”tuturnya.
Menurut dia, saat ini Diskanla sudah konfirmasi dan baru sebatas
mengIrimkan surat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, maka nanti
akan didorong dari legislative terhadap alokasi bantuan 3,1 Milayar
alokasinya untuk apa saja,” ini tipikal dan sikap pemerintah, manakala
tidak didorong, surat diabaikan itu besar potensinya. Saya pikir bantuan
itu langsung bisa dilakukan, tidak harus menunggu prosedur yang
njlimet,”tuturnya.
Senada diungkapkan Hadi Hartono pihaknya menilai selama ini bantuan
akan diberikan bukan hanya untuk penanganan bencana, tapi juga
pencegahan adanya bencana, maka pihaknya akan terus mendorong kepada
pihak yang berkopenten bersama dengan teman teman di Komisi dan Instansi
yang terkait.
Dalam pembahasan Audiensi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pertemuan
lanjutan akan digelar pada tanggal 11-12 maret mendatang dengan
mengundang Kementerian Kelautan, Dinas KKP dan korban banjir, untuk
bersama sama membahas solusi tindak lanjut dan mekanisme pemberian
bantuan.(ER.Net)
INDRAMAYU - Puluhan petani tambak korban banjir diwilayah
Kabupaten Indramayu, bersama sama dengan Front Nelayan Bersatu (FNB)
melakukan Audensi pembahasan bantuan ganti rugi tambak dengan Komisi B
DPRD Indramayu, Rabu (5/3/14).
Kehadiran mereka disambut oleh Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Indramayu yang membidangi Dinas Kelautan dan Perikanan seperti ketua Komisi B Benny TH(PDI.P), Wakil Ketua H Muhaemin (P.Golkar), anggota Hadi Hartono(PKS), Ahmad Nasiruzaman( Golkar), Rofikoh (Demokrat), Liyana (PDIP) dan H Hasyim Junaedi (Golkar).
Pada pembahasan audien tersebut lebih menijau kembali hasil audiensi pada 24 Feb kemarin terkait masalah tuntuan dampak banjir terhadap para petambak di Indramayu terhadap 48.99 hektar mengalami gagal panen dan gagal tanam.” Terkait surat yang pernah disampaikan pada 24 Feb 2014 kemarin, sekarang Ini juga kami membawa perwakilan petani tambak dari seluruh Indramayu yang terdiri dari ormas HNSI, SNT dan SETAN, untuk mendengarkan tindak lanjut dari aspirasi warga nelayan,” Kata Ketua Front Nelayan Bersatu(SNT)Ono Surono kemarin.
Seperti yang diungkapkan Rino petani tambak dari Cemara Kulon Kecamatan Losarang, Ali Wardani petani tambak dari Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur dan beberapa paparan petani tambak yang pada pokok penyampaian aspirasinya adalah nelayan menuntut adanya satu kepedulian dari pihak pemerintah, karena Selama ini pemerintah pilih kasih,” jadi tolong perjuangkan apa yang menjadi tuntutan kami”Ungkap salah satu petani diruangan itu.
Menaggapi hal itu, Muhaemin Wakil Ketua Komisi B mngatakan bahwa APBD Indramayu sudah menyiapkan alokasi masalah bencana sebesar 2 milyar. Tentu itu sangat kecil ketika akan dibagi-bagi seluruh Indramayu. Maka pihaknya akan bahas dengan dinas terkait yang pada intinya anggaran tersebut sudah dipersiapkan
“Jujur saja belum ada implementasi tindakan sepeti apa terkait bantuan yang diambil dari anggaran tak terduga itu, mengingat banyaknya alokasi anggaran untuk menanggulangi korban bencana banjir bukan hanya dari petani tambak,”tuturnya.
Menurut dia, saat ini Diskanla sudah konfirmasi dan baru sebatas mengIrimkan surat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, maka nanti akan didorong dari legislative terhadap alokasi bantuan 3,1 Milayar alokasinya untuk apa saja,” ini tipikal dan sikap pemerintah, manakala tidak didorong, surat diabaikan itu besar potensinya. Saya pikir bantuan itu langsung bisa dilakukan, tidak harus menunggu prosedur yang njlimet,”tuturnya.
Senada diungkapkan Hadi Hartono pihaknya menilai selama ini bantuan akan diberikan bukan hanya untuk penanganan bencana, tapi juga pencegahan adanya bencana, maka pihaknya akan terus mendorong kepada pihak yang berkopenten bersama dengan teman teman di Komisi dan Instansi yang terkait.
Dalam pembahasan Audiensi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pertemuan lanjutan akan digelar pada tanggal 11-12 maret mendatang dengan mengundang Kementerian Kelautan, Dinas KKP dan korban banjir, untuk bersama sama membahas solusi tindak lanjut dan mekanisme pemberian bantuan.(ER.Net) Redaksi 15:37:00 NJW Magz Bandung Indonesia
PETANI TAMBAK KORBAN BANJIR KEMBALI DATANGI DEWAN
Posted by Admin Thursday, 6 March 2014
loading...
»Share or Like News:
PETANI TAMBAK KORBAN BANJIR KEMBALI DATANGI DEWAN
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
15:37:00
