SUKRA – Kekeringan yang dialami lahan pertanian di Desa Sumuradem,
Karanglayung, dan Tegaltaman Kecamatan Sukra, akan tertanggulangi
setelah Kali Mangsetan yang melintasi tiga desa tersebut nantinya
dinormalisasi. Petani bisa memanfaatkan air yang ada di kali tersebut
karena setelah dinormalisasi secara otomatis volume air akan bertambah.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Karanglayung, Abdul Rosul ST kepada Wartawan, Kamis (8/5). Dikatakannya, normalisasi Kali Mangsetan rencananya
akan dilakukan dalam waktu dekat. Tiga desa yang dilntasi kali itu
menyambut baik, karena akan membantu mengatasi persoalan kekeringan.
“Normalisasi rencananya akan diakukan sepanjang 9 kilometer, mulai
dari bendungan Kali Mangsetan hingga muara. Petani nantinya akan
terbantu, karena jika kekurangan air bisa memanfaatkan dari kali
tersebut,” ujarnya.
Meski nantinya dinormarlisasi, petani masih menemui kendala. Karena
ketika musim kemarau air laut masuk ke kali tersebut. Menurutnya, selain
normalisasi kali juga perlu ada perbaikan muara.
“Perlu ada upaya untuk mencegah air laut masuk, yakni menutup muara
dengan cara permanen. Selama ini ketika musim tanam gadu atau kemarau,
petani menutup muara tersebut dengan cara manual. Itu dilakukan sebagai
upaya agar air laut tidak masuk ke kali. Namun karena dengan cara manual
tetap saja merembes,” jelasnya.
Agar itu bisa terwujud, perlu perhatian pihak lainyakni PLTU
Sumuradem. “Karena tidak bisa mengandalkan anggaran dari pemerintah
saja. Normalisasi Kali Mangsetan yang akan direalisasikan dalam waktu
dekat itu dibiayai dari APBN. Namun alangkah lebih baik jika dari pihak
PLTU membantu, yakni memperbaiki muaranya. Karena dari APBN hanya
melakukan nornalisasinya saja. PLTU jika mau memperbaiki muara,
anggarannya bisa dari program CSR. Apabila itu dilakukan, petani akan
lebih merasa terbantu,” ungkapnya. (kom//rcc)
SUKRA – Kekeringan yang dialami lahan pertanian di Desa Sumuradem,
Karanglayung, dan Tegaltaman Kecamatan Sukra, akan tertanggulangi
setelah Kali Mangsetan yang melintasi tiga desa tersebut nantinya
dinormalisasi. Petani bisa memanfaatkan air yang ada di kali tersebut
karena setelah dinormalisasi secara otomatis volume air akan bertambah.Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Karanglayung, Abdul Rosul ST kepada Wartawan, Kamis (8/5). Dikatakannya, normalisasi Kali Mangsetan rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat. Tiga desa yang dilntasi kali itu menyambut baik, karena akan membantu mengatasi persoalan kekeringan.
“Normalisasi rencananya akan diakukan sepanjang 9 kilometer, mulai dari bendungan Kali Mangsetan hingga muara. Petani nantinya akan terbantu, karena jika kekurangan air bisa memanfaatkan dari kali tersebut,” ujarnya.
Meski nantinya dinormarlisasi, petani masih menemui kendala. Karena ketika musim kemarau air laut masuk ke kali tersebut. Menurutnya, selain normalisasi kali juga perlu ada perbaikan muara.
“Perlu ada upaya untuk mencegah air laut masuk, yakni menutup muara dengan cara permanen. Selama ini ketika musim tanam gadu atau kemarau, petani menutup muara tersebut dengan cara manual. Itu dilakukan sebagai upaya agar air laut tidak masuk ke kali. Namun karena dengan cara manual tetap saja merembes,” jelasnya.
Agar itu bisa terwujud, perlu perhatian pihak lainyakni PLTU Sumuradem. “Karena tidak bisa mengandalkan anggaran dari pemerintah saja. Normalisasi Kali Mangsetan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat itu dibiayai dari APBN. Namun alangkah lebih baik jika dari pihak PLTU membantu, yakni memperbaiki muaranya. Karena dari APBN hanya melakukan nornalisasinya saja. PLTU jika mau memperbaiki muara, anggarannya bisa dari program CSR. Apabila itu dilakukan, petani akan lebih merasa terbantu,” ungkapnya. (kom//rcc) Redaksi 08:24:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Berharap PLTU Ikut Memperbaiki Muara
Posted by Admin Saturday, 10 May 2014
loading...
»Share or Like News:
Berharap PLTU Ikut Memperbaiki Muara
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
08:24:00
