CIREBON – Anggota Polres Cirebon Kota menggelar razia penyakit
masyarakat (pekat), Kamis (22/5) malam. Tiga pasangan bukan suami istri
dan tiga wanita yang diduga PSK terjaring razia yang digelar di sejumlah
hotel melati di Jl Sukalila dan Jl Kalibaru, Kota Cirebon.
Tiga pasangan bukan suami istri dan tiga wanita yang diduga PSK
langsung digelandang ke Mapolres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota
AKBP Dani Kustoni melalui Kasat Sabhara AKP Nana
Ruhiyana mengatakan,
wilayah yang menjadi target operasi memang telah lama diduga menjadi
pusat lokalisasi terselubung di Kota Cirebon. “Tempat-tempat yang kita
datangi memang sudah menjadi sasaran. Sebab, banyak warga yang melapor
wilayah tersebut sebagai lokasi prostitusi,” terangnya.
Nana menambahkan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan akan melakukan
pembinaan bagi PSK yang terjaring. “Semuanya sudah kita data untuk
keperluan laporan. Kita akan berikan pengarahan. Bagi yang bukan suami
istri kita buatkan surat pernyataan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk tiga wanita yang diduga PSK proses penyidikan akan
dilanjutkan ke persidangan. Jika ketiganya terbukti sebagai PSK, maka
akan diberi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). “Yang diduga PSK
akan kita sidang. Kalau terbukti PSK, maka sanksi tegas akan kita
berikan,” ujar Nana.
Nana menjelaskan, razia yang digelar merupakan agenda rutin yang terus
ditingkatkan menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Itu
dilakukan untuk meminimalisasi pekat dan menciptakan suasana kondusif di
wilayah Kota Cirebon. “Tujuan operasi ini adalah untuk menciptakan
kondisi aman dan nyaman di wilayah Kota Cirebon,” pungkasnya. (ttr//rcc)
CIREBON – Anggota Polres Cirebon Kota menggelar razia penyakit
masyarakat (pekat), Kamis (22/5) malam. Tiga pasangan bukan suami istri
dan tiga wanita yang diduga PSK terjaring razia yang digelar di sejumlah
hotel melati di Jl Sukalila dan Jl Kalibaru, Kota Cirebon.Tiga pasangan bukan suami istri dan tiga wanita yang diduga PSK langsung digelandang ke Mapolres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni melalui Kasat Sabhara AKP Nana
Ruhiyana mengatakan, wilayah yang menjadi target operasi memang telah lama diduga menjadi pusat lokalisasi terselubung di Kota Cirebon. “Tempat-tempat yang kita datangi memang sudah menjadi sasaran. Sebab, banyak warga yang melapor wilayah tersebut sebagai lokasi prostitusi,” terangnya.
Nana menambahkan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan akan melakukan pembinaan bagi PSK yang terjaring. “Semuanya sudah kita data untuk keperluan laporan. Kita akan berikan pengarahan. Bagi yang bukan suami istri kita buatkan surat pernyataan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk tiga wanita yang diduga PSK proses penyidikan akan dilanjutkan ke persidangan. Jika ketiganya terbukti sebagai PSK, maka akan diberi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). “Yang diduga PSK akan kita sidang. Kalau terbukti PSK, maka sanksi tegas akan kita berikan,” ujar Nana.
Nana menjelaskan, razia yang digelar merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Itu dilakukan untuk meminimalisasi pekat dan menciptakan suasana kondusif di wilayah Kota Cirebon. “Tujuan operasi ini adalah untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman di wilayah Kota Cirebon,” pungkasnya. (ttr//rcc) Redaksi 07:24:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Polisi Gelandang Tiga Pasangan Mesum
Posted by Admin Saturday, 24 May 2014
loading...
»Share or Like News:
Polisi Gelandang Tiga Pasangan Mesum
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
07:24:00
