GARUT, - Saat merayakan kelulusannya dari
SMA, tiga wisatawan terbawa arus ombak kemudian tenggelam di Pantai
Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jumat (6/6). Dua di
antaranya bisal diselamatkan sedangkan satu wisatawan belum ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut,
Dik Dik Hendrajaya, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 di
pantai berpasir putih dan berombak besar tersebut. Awalnya, para korban
berlibur ke Pantai Santolo sejak Kamis (5/6) untuk merayakan
kelulusannya dari SMA.
Tuturnya, ketiga korban ini berenang di kawasan pantai yang terlarang
untuk dijadikan tempat berenang bersama sembilan teman lainnya.
Kemudian, Hardan (18), Daniel (18), dan Paskal (17), terseret arus ombak
saat berenang dan tenggelam.
"Hardan yang beralamat di Kecamatan Garutkota dan Daniel dari
Kecamatan Tarogongkidul dapat selamat dari gulungan ombak besar.
Sedangkan, Paskal hilang dan masih dalam pencarian," kata Dik Dik, Jumat
(6/6).
BPBD Kabupaten Garut bersama warga, Basarnas, Polres Garut, dan Kodim
0611 Garut, melakukan pencarian terhadap Paskal. Korban selamat
kemudian mendapat pengobatan.
Dik Dik mengimbau para wisatawan untuk berenang di kawasan pantai
yang sudah disediakan dan diawasi petugas keamanan. Pantai berombak
besar, katanya, tidak boleh dijadikan tempat untuk berenang.
"Sepanjang pantai selatan Garut ombaknya sangat besar. Kami akan
kembali memasang peringatan larangan berenang di sejumlah titik, dengan
bekerjasama dengan instansi terkait. Kami imbau wisatawan waspada,
terlebih sekarang memasuki masa libur sekolah," katanya. (trb)
GARUT, - Saat merayakan kelulusannya dari
SMA, tiga wisatawan terbawa arus ombak kemudian tenggelam di Pantai
Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jumat (6/6). Dua di
antaranya bisal diselamatkan sedangkan satu wisatawan belum ditemukan.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dik Dik Hendrajaya, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 di pantai berpasir putih dan berombak besar tersebut. Awalnya, para korban berlibur ke Pantai Santolo sejak Kamis (5/6) untuk merayakan kelulusannya dari SMA.
Tuturnya, ketiga korban ini berenang di kawasan pantai yang terlarang untuk dijadikan tempat berenang bersama sembilan teman lainnya. Kemudian, Hardan (18), Daniel (18), dan Paskal (17), terseret arus ombak saat berenang dan tenggelam.
"Hardan yang beralamat di Kecamatan Garutkota dan Daniel dari Kecamatan Tarogongkidul dapat selamat dari gulungan ombak besar. Sedangkan, Paskal hilang dan masih dalam pencarian," kata Dik Dik, Jumat (6/6).
BPBD Kabupaten Garut bersama warga, Basarnas, Polres Garut, dan Kodim 0611 Garut, melakukan pencarian terhadap Paskal. Korban selamat kemudian mendapat pengobatan.
Dik Dik mengimbau para wisatawan untuk berenang di kawasan pantai yang sudah disediakan dan diawasi petugas keamanan. Pantai berombak besar, katanya, tidak boleh dijadikan tempat untuk berenang.
"Sepanjang pantai selatan Garut ombaknya sangat besar. Kami akan kembali memasang peringatan larangan berenang di sejumlah titik, dengan bekerjasama dengan instansi terkait. Kami imbau wisatawan waspada, terlebih sekarang memasuki masa libur sekolah," katanya. (trb) Redaksi 15:16:00 NJW Magz Bandung Indonesia
3 Orang Tenggelam di Pantai Santolo Saat Rayakan Kelulusan SMA
Posted by Admin Saturday, 7 June 2014
loading...
»Share or Like News:
3 Orang Tenggelam di Pantai Santolo Saat Rayakan Kelulusan SMA
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
15:16:00
