Sumatera Utara, masih dinyatakan hilang pascakaramnya Kapal nelayan Mirage GT 30 pada Jumat 20 Juni malam.
Kepala Jaga Harian Kantor SAR Padang, Sumatera Barat, Zulfahmi, mengatakan mereka diperkirakan hilang di antara Pulau Siberut, Sumatera Barat dan Pulau Telo, Nias.
Dia menjelaskan, kapal yang mengangkut 17 awak itu dihantam gelombang saat tengah melaut. Sebanyak 13 orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas.
"Sebanyak lima orang ditemukan oleh nelayan lain di depan Pulau Telo pada Sabtu 21 Juni pagi, lalu tiga orang lagi ditemukan nelayan di depan daerah Tiku, Agam. Kemudian, ke delapan nelayan itu di Tanjung Sigep, ujung Utara Pulau Siberut, dan kemarin pagi ditemukan 5 orang lagi dan kondisi mereka lemas, mereka juga diantar ke Tanjung Sigep," kata Zulfahmi kepada Okezone, Senin (23/6/2014).
Para nelayan yang selamat sudah dijemput Basarnas dari Medan dan diantar ke rumahnya masing-masing. "Basarnas Padang dan Medan terus melakukan pencarian empat korban nelayan yang masih hilang, diduga mereka masih terapung-apung di lautan," katanya.
Informasi di lapangan, para korban terapung dan bertahan dengan menggunakan beberapa jerigen sisa kapal mereka yang tenggelam.
"Dari kita mengerahkan Kapal Negara (KN) 213 Padang 01 dan sebanyak 15 orang personel untuk membantu melakukan pencarian, saat ini tim kita masih mencari," pungkasnya.
loading...
»Share or Like News:
Kapal Karam di Pulau Siberut, 4 Nelayan Masih Hilang

