Indramayu - Sebanyak 515 calon kuwu memadati halaman
Mapolres Indramayu, Rabu (26/11/2014), untuk melakukan ikrar damai dalam
menjelang Pemilihan Kuwu serentak pada 10 Desember 2014. Selain para calon kuwu, acara ikrar
damai tersebut dihadiri oleh berbagai unsur muspida, dan Wakil Bupati
Indramayu, Supendi.
Dalam sambutannya, Supendi
mengatakan, jabatan sebagai kuwu pada tahun depan tidak akan mudah. Kuwu
dituntut untuk bisa membangun daerahnya dan menyerap aspirasi warganya.
Selain itu, beban jabatan sebagai
kuwu juga terkait dengan anggaran yang nantinya tersedia untuk membangun desa.
Menurutnya, pertanggungjawaban atas pengelolaan anggaran harus dibuat jelas,
baik terhadap dinas teknis, maupun pimpinan yang menginstruksikannya.
"Oleh sebab itu, 515 calon kuwu
yang hadir sekarang memang terdiri dari beragam latar belakang, mulai dari
pengusaha sampai petani. Namun semuanya memiliki satu niat, yakni menjadi
pemimpin desanya. Dengan demikian, kuwu yang terpilih nanti dituntut harus siap
untuk membangun desanya," kata dia.
Dia menambahkan, acara ikrar damai
diharapkan bisa menjadi bekal agar momentum pemilihan kuwu serentak pada bulan
depan bisa berlangsung dengan lancar. Para calon kuwu yang tidak terpilih nanti
bisa menerima keputusan dengan lapang dada.
"Sebelum menjadi wakil bupati,
saya telah menjadi camat selama 11 tahun. Selama periode itu pula, saya
mengetahui, biasanya yang tidak puas dalam ketetapan kuwu itu bukan calonnya.
Akan tetapi, para kader-kadernya yang ngotot," ujar Supendi.
Dia menuturkan, pada dasarnya
hal-hal yang baru berpotensi menimbulkan permasalahan. Seperti halnya jabatan
kuwu yang baru, berpotensi menimbulkan permasalahan yang sifatnya teknis dalam
pelaksanaannya.
Ketua DPRD Indramayu, Taufik Hidayat
mengatakan, para calon kuwu yang akan bersaing harus mampu menjaga
kondusifitas. Salah satu caranya adalah para calon kuwu harus bisa mengarahkan
kader-kadernya agar selama kampanye tidak sampai melanggar aturan.
Kodim 0616 Indramayu, Zainuddin, dan
Kapolres Indramayu, Wahyu Bintono mengatakan, bagi para calon kuwu yang
berhasil terpilih, jabatan kuwu bukan sebagai ajang hura-hura, pamer atau unjuk
kekuatan.
Akan tetapi, jabatan berat yang
digunakan untuk membangun desa. Sementara bagi para calon yang tidak terpilih,
harus bisa menerimanya dengan lapang dada.
Dalam acara ikrar damai, perwakilan
calon kuwu membacakan ikrar yang terdiri dari 9 poin. Secara garis besar, poin
ikrar damai tersebut berisi tuntutan agar para calon kuwu yang menyelenggarakan
kampanye terbuka bisa tetap memenuhi peraturan yang berlaku, menjaga
ketertiban, dan saling menghargai.
Pemilihan kuwu serentak yang
diselenggarakan pada 10 Desember 2014 itu akan dilaksanakan di 172 desa. //PRLM.
loading...
»Share or Like News:
515 Calon Kuwu Lakukan Ikrar Damai
