Sumenep - Sebuah perahu nelayan PLM Berlian yang sedang mencari ikan di Perairan Pulau Gili, Sumenep, tenggelam setelah ditabrak kapal feri. 8 orang selamat, 1 orang tewas, dan 3 orang masih dinyatakan hilang.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal pada kamis (11/66/2015) sore saat para nelayan berangkat dari Pelabuhan Bintaro, Desa Longos, Kecamatan Gapura untuk mencari ikan.
Para nelayan menggunakan perahu PLM Berlian milik Sui. Sekitar pukul 22.00 WIB, mereka sampai di Perairan Pulau Gili, Genteng. Setelah sampai, para nelayan mulai memasang jaring mencari ikan. Tiba-tiba melintaslah kapal feri. Entah tidak tahu atau bagaimana, kapal feri itu langsung menabrak perahu para nelayan. Perahu dari kayu itupun langsung hancur dan tenggelam.
Seluruh ABK perahu yang berjumlah 12 itu orang berasal dari Desa Legung Timur, Batang, Sumenep. Korban tewas adalah Nurhasan (45). Jenazah Nurhasan langsung dievakuasi menggunakan perahu nelayan ke Pelabuhan Desa Bintaro Kecamatan Gapura, Sumenep.
Keluarga korban langsung histeris melihat jenazah diturunkan dari perahu. Jenazah langsung di masukkan ke mobil ambulance yang membawanya rumahnya untuk segera dimakamkan.
Kepala Desa Legung Timur Maskabmeminta agar pihak terkait bisa membantu melakukan pencarian terhadap para korban yang masih hilang. Sebab sampai saat ini pencarian para korban hilang hanya dilakukan oleh para nelayan dari Desa Legung Timur.
"Saya berharap pemerintah bisa membantu melakukan pencarian korban yang masih hilang," kata maskab kepada detikcom, Jumat (12/06/2015).
Sumber : http://news.detik.com/read/2015/06/12/165020/2940969/475/perahu-nelayan-ditabrak-feri-1-orang-tewas-3-orang-hilang
loading...
»Share or Like News:
Perahu Nelayan Ditabrak Feri, 1 Orang Tewas 3 Orang Hilang

