Pasien Penyakit DBD Melonjak, Rumah sakit Siapkan Puluhan Velbed

Posted by Admin Saturday, 9 January 2016



INDRAMAYU - Melonjaknya jumlah pasien penyakit Demam Bedarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu membuat pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) Indramayu menyiapkan puluhan velbet. Pasalnya, hingga kini pasien dengan penyakit itu terus datang dan berkunjung di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Bahkan sejumlah pasein harus rela dirawat di lorong-lorong (selasar,red) rumah sakit, akibat terbatasnya tempat tidur di ruang perawatan anak-anak.
Perihal ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Indramayu Deden Bonni Koswara, Kamis (7/1/2016). Menurut Deden, daya tampung di seluruh ruang perawatan yang ada di RSUD Indramayu melebihi kapasitas daya tampung pasien yang berobat serta yang mendapatkan rawat inap. Sehingga pihak rumah sakit terpaksa mengeluarkan kebijakan untuk merawat pasien di lorong-lorong rumah sakit. Kendati di lorong-lorong, namun pasien tetap mendapatkan perawatan dan pengobatan secara intensif seperti pasein lainnya.

Dia juga mneyatakan, pihak rumah sakit telah menyiapkan sebanyak 25 velbed atau kasur tandu bagi pasien demam berdarah yang datang dan tidak dapat tertampung di ruang perawatan. Hal itu bertujuan untuk menyelamatkan dan kesembuhan pasien.

Deden menyatakan pula, setiap Januari, tren penyakit DBD memang selalu mengalami kenaikan. Apalagi pada Januari tahun ini, musim hujan diselingi cuaca panas sehingga menyebabkan nyamuk Aedes Aegypti lebih mudah berkembang biak. Pasien DBD yang dirawat di RSUD sepanjang Oktober 2015 - Januari 2016, tercatat ada 65 pasien. Dari jumlah itu, pasien yang meninggal mencapai lima orang, dua orang meninggal di ruang perawatan anak dan tiga orang meninggal di ruang ICU, dan mayoritas anak-anak karena daya tahan tubuhnya lebih rendah dibandingkan orang dewasa.

Pantauan dilapangan menyebutkan, puluhan pasien demam berdarah yang dirawat di rumah sakit itu terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit akibat terbatasnya daya tampung di rumah sakit milik pemerintah tersebut. Para pasien terpaksa dirawat di lorong lorong karena seluruh ruang perawatan baik di kelas vip hingga kelas tiga di RSUD Indramayu yang memiliki daya tampung sekitar 77 telah penuh. Untuk dirawat di ruang perawatan, pasien demam berdarah yang baru tiba di rumah sakit atas rujukan puskesmas harus menunggu antrean paling cepat dua hingga tiga hari. Kondisi ini yang memaksa keluarga pasien rela untuk menunggu sambil dirawat di selasar maupun lorong-lorong ruang UGD rumah sakit itu.

Salah satu penunggu pasein, Kusmini (30 tahun) mengetakan, perawatan yang dilakukan petugas medis tetap sama seperti pada pasien lainnya. "Menurut petugas di rumah sakit ini, katanya penuh. Jadi kami terpaksa harus rela anak saya di rawat di lorong ini demi kesembuhan anak, " katanya.

loading...
»Share or Like News: Pasien Penyakit DBD Melonjak, Rumah sakit Siapkan Puluhan Velbed
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 00:15:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH