INDRAMAYU - Kegiatan dalam rangka gerakan gropyokan hama tikus yang ditengarai masih merajalela di sekitar lokasi. Hasilnya cukup signifikan, ratusan ekor tikus dimusnahkan dari areal sawah setempat.
Ratusan ekor hama tikus dibantai petani bersama anggota TNI Kodim 0616 di persawan Blok Bluwer, Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (17/2/2016).
Dikatakan Dandim 0616 Indramayu, Letkol Arh. Benny Febriyanto, kegiatan yang merupakan wujud nyata dukungan pihaknya terhadap program Ketahanan Pangan Nasional (KPN).
Daerah tersebut dipilihnya karena luasan area pertanian dalam wilayah serangan hama tikus yang diduga masih tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan, pada wilayah persawahan yang terhampar di Kabupaten Indramayu pula banyak terdapat hama tikus itu, Karenanya kegiatan seperti itu akan rutin dilakukan pada setiap wilayah Koramil yang berbeda di Indramayu.
"Kita akan terus membantu melakukan gerakan gerpyok tikus bersama kelompok tani yang ada di wilayah kabupaten. Sebab hama ini, sering kali sangat merugikan petani tak kala sedang musim tanam, " Ujar Letkol Arh. Benny Febriyanto didampingi Danramil 1608/ Karangampel Kapten Inf Ahmad Zuhri.
masih dikatakannya, sebanyak 327 ekor tikus berhasil ditangkap pada kegiatan tersebut, pihaknya menyatakan siap melakukan gerakan gropyokan bersama ratusan petani untuk membasmi hama tikus diwilayah lainnya.
“Serangan hama tikus ini seiring dengan umur padi yang ditanam petani.” Lanjutnya.
hama tikus masih menjadi ancaman bagi tanaman padi yang dapat menghambat peningkatan produksi saat panen. Pihaknya juga mengajak warga petani dan masyararakat untuk peduli melakukan pembasmian hama tikus.
“Kegiatan serupa bukan saja pada gerakan gropyok tikus saja. Melainkan pihaknya yang terjun langsung ke lapangan bersama para petani melakukan juga kegiatan normalisasi saluran irigasi sawah.” Paparnya.
Ratusan ekor hama tikus dibantai petani bersama anggota TNI Kodim 0616 di persawan Blok Bluwer, Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (17/2/2016).
Dikatakan Dandim 0616 Indramayu, Letkol Arh. Benny Febriyanto, kegiatan yang merupakan wujud nyata dukungan pihaknya terhadap program Ketahanan Pangan Nasional (KPN).
Daerah tersebut dipilihnya karena luasan area pertanian dalam wilayah serangan hama tikus yang diduga masih tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan, pada wilayah persawahan yang terhampar di Kabupaten Indramayu pula banyak terdapat hama tikus itu, Karenanya kegiatan seperti itu akan rutin dilakukan pada setiap wilayah Koramil yang berbeda di Indramayu.
"Kita akan terus membantu melakukan gerakan gerpyok tikus bersama kelompok tani yang ada di wilayah kabupaten. Sebab hama ini, sering kali sangat merugikan petani tak kala sedang musim tanam, " Ujar Letkol Arh. Benny Febriyanto didampingi Danramil 1608/ Karangampel Kapten Inf Ahmad Zuhri.
masih dikatakannya, sebanyak 327 ekor tikus berhasil ditangkap pada kegiatan tersebut, pihaknya menyatakan siap melakukan gerakan gropyokan bersama ratusan petani untuk membasmi hama tikus diwilayah lainnya.
“Serangan hama tikus ini seiring dengan umur padi yang ditanam petani.” Lanjutnya.
hama tikus masih menjadi ancaman bagi tanaman padi yang dapat menghambat peningkatan produksi saat panen. Pihaknya juga mengajak warga petani dan masyararakat untuk peduli melakukan pembasmian hama tikus.
“Kegiatan serupa bukan saja pada gerakan gropyok tikus saja. Melainkan pihaknya yang terjun langsung ke lapangan bersama para petani melakukan juga kegiatan normalisasi saluran irigasi sawah.” Paparnya.
Redaksi 00:05:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Bentuk Dukungan KPN, TNI dan Petani Gropyok Hama Tikus
Posted by Admin Thursday, 18 February 2016
loading...
»Share or Like News:
Bentuk Dukungan KPN, TNI dan Petani Gropyok Hama Tikus
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
00:05:00
