INDRAMAYU - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menegaskan bahwa kepolisian akan mengamankan setiap proyek milik pemerintah yang ada di wilayah Jawa Barat. Pengamanan ini sesuai dengan perintah presiden Jokowi dan Kapolri terkait pengamanan pembangunan di setiap daerah.
Hal tersebut sebagamana disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda ) Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito, saat kunjungan kerja di Polres Indramayu, Rabu (2/11).
“Sepanjang itu proyek pemerintah harus kita(polisi,red) amankan. Cukup,” tegas Kapolda Jawa Barat.
Menurut Kapolda, proyek pemerintah seperti kegiatan seismik yang dilakukan di Indramayu ini merupakan salah satu proyek yang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Karena hal ini, kata Kapolda terkait dengan rencana pemerintah untuk mencari sumber-sumber migas baru yang dapat menjadi salah sumber ketahanan energi bangsa.
“jangan ada yang menghalang-halangi proyek milik pemerintah ini. Polisi akan berada di depan untuk mengamankan setiap proyek pemerintah khususnya yang ada di wilayah Jawa Barat menjadi tanggung jawab kami,” paparnya.
Hal senada disampaikan Kepala Kepolisian Resor Indramayu, Ajun Komisaris Besar Eko Sulistyo Basuki. “Kepolisian akan mengawal kegiatan seismik yang dilakukan oleh pemerintah. Karena ini merupakan kegiatan untuk kepentingan nasional yang hasilnya akan dirasakan oleh masyarakat bersama,” jelas Eko Sulistyo Basuki.
Pada prinsipnya, lanjut Kapolres, kegiatan seismik yang saat ini dilakukan di wilayah Indramayu harus dilanjutkan dan jangan ada yang menghalangi. Kegiatan seismik ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan di bidang energi.
“Janganlah, jangan ada yang menghalangi apalagi ini kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah berdampak besar bagi masyarakat. Bilapun ada yang berupaya untuk menghalangi, pihaknya akan tetap melakukan pengawalan terhadap kegiatan tersebut,” papar Eko.
Meski demikian pihaknya tetap meminta kepada masyarakat untuk melakukan dialog dan mencarikan solusi yang terbaik, sehingga program pemerintah dalam mencari sumber-sumber migas baru di wilayah Indramayu ini dapat segera diselesaikan.
Seperti diketahui bersama, kegiatan seismik yang dilakukan oleh PT Pertamina EP mengalami kendala di desa Segeran Lor dan Segeran Kidul. Kendala ini disebabkan adanya traumatik warga akan kegiatan serupa yang dilakukan beberapa tahun silam.
Beragam cara sudah dilakukan untuk menjelaskan dan memaparkan traumatik warga tersebut, namun hingga saat ini sejumlah warga masih tertap bertahan untuk menolak kegiatan seismik di daerah tersebu. Rilis berita utk dipublikasikan besok
loading...
»Share or Like News:
Kapolda Jabar Akan Kawal Proyek Seismik Hingga Tuntas

