INDRAMAYU - Hasil tangkapan ikan oleh nelayan di Desa Glayem, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu menurun akibat faktor cuaca dan gelombang yang tak menentu. Hal itupun berdampak pada naiknya harga ikan di pasaran.
Sekretaris KUD Sri Mina Sari Glayem, Dedi Aryanto menjelaskan, dalam kondisi normal, hasil tangkapan nelayan dalam satu hari melaut rata-rata mencapai lebih dari Rp 1 juta. Namun saat ini, hasil tangkapan nelayan hanya Rp 500.000–Rp 800.000. “Kondisi seperti ini terjadi sejak tiga minggu terakhir,” ujar Dedi, Rabu (16/11/2016).
Dedi mengatakan, kondisi saat ini sangat merugikan nelayan. Pasalnya, dari hasil melaut itu, harus dipotong biaya melaut sebesar Rp 500.000. “Bayangkan kalau hasil melautnya saja Rp 500.000, sedangkan biaya melautnya juga Rp 500.000. Tidak ada yang bisa diperoleh nelayan,” tambah Dedi.
Lebih jauh dikatakan Dedi, kapal nelayan di desanya merupakan kapal kecil berukuran 5–9 gross ton (GT). Setiap kapal, beranggotakan enam sampai 15 orang anak buah kapal (ABK), tergantung ukuran kapalnya. Mereka hanya berlayar di sekitar perairan Indramayu saja.
Dedi menambahkan, berkurangnya hasil tangkapan nelayan itu secara otomatis membuat harga ikan menjadi naik. Apalagi, dalam waktu bersamaan, permintaan ikan juga tetap tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah makan di daerah Indramayu dan Cirebon, hasil tangkapan nelayan Glayem juga dikirimkan ke Jakarta. “Harga ikan naik di kisaran 10–20 persen,” terang Dedi. , (KC Online).
INDRAMAYU - Hasil tangkapan ikan oleh nelayan di Desa Glayem, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu menurun akibat faktor cuaca dan gelombang yang tak menentu. Hal itupun berdampak pada naiknya harga ikan di pasaran.
Sekretaris KUD Sri Mina Sari Glayem, Dedi Aryanto menjelaskan, dalam kondisi normal, hasil tangkapan nelayan dalam satu hari melaut rata-rata mencapai lebih dari Rp 1 juta. Namun saat ini, hasil tangkapan nelayan hanya Rp 500.000–Rp 800.000. “Kondisi seperti ini terjadi sejak tiga minggu terakhir,” ujar Dedi, Rabu (16/11/2016).
Dedi mengatakan, kondisi saat ini sangat merugikan nelayan. Pasalnya, dari hasil melaut itu, harus dipotong biaya melaut sebesar Rp 500.000. “Bayangkan kalau hasil melautnya saja Rp 500.000, sedangkan biaya melautnya juga Rp 500.000. Tidak ada yang bisa diperoleh nelayan,” tambah Dedi.
Lebih jauh dikatakan Dedi, kapal nelayan di desanya merupakan kapal kecil berukuran 5–9 gross ton (GT). Setiap kapal, beranggotakan enam sampai 15 orang anak buah kapal (ABK), tergantung ukuran kapalnya. Mereka hanya berlayar di sekitar perairan Indramayu saja.
Dedi menambahkan, berkurangnya hasil tangkapan nelayan itu secara otomatis membuat harga ikan menjadi naik. Apalagi, dalam waktu bersamaan, permintaan ikan juga tetap tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah makan di daerah Indramayu dan Cirebon, hasil tangkapan nelayan Glayem juga dikirimkan ke Jakarta. “Harga ikan naik di kisaran 10–20 persen,” terang Dedi. , (KC Online).
Anonymous 16:43:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Dedi mengatakan, kondisi saat ini sangat merugikan nelayan. Pasalnya, dari hasil melaut itu, harus dipotong biaya melaut sebesar Rp 500.000. “Bayangkan kalau hasil melautnya saja Rp 500.000, sedangkan biaya melautnya juga Rp 500.000. Tidak ada yang bisa diperoleh nelayan,” tambah Dedi.
Lebih jauh dikatakan Dedi, kapal nelayan di desanya merupakan kapal kecil berukuran 5–9 gross ton (GT). Setiap kapal, beranggotakan enam sampai 15 orang anak buah kapal (ABK), tergantung ukuran kapalnya. Mereka hanya berlayar di sekitar perairan Indramayu saja.
Dedi menambahkan, berkurangnya hasil tangkapan nelayan itu secara otomatis membuat harga ikan menjadi naik. Apalagi, dalam waktu bersamaan, permintaan ikan juga tetap tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah makan di daerah Indramayu dan Cirebon, hasil tangkapan nelayan Glayem juga dikirimkan ke Jakarta. “Harga ikan naik di kisaran 10–20 persen,” terang Dedi. , (KC Online).
Anonymous 16:43:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Nelayan Glayem ; Hasil Tangkapan Berkurang, Harga Ikan Naik
Posted by Admin Sunday, 20 November 2016
loading...
»Share or Like News:
Nelayan Glayem ; Hasil Tangkapan Berkurang, Harga Ikan Naik
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
16:43:00
