NASIONAL - Gorontalo masih menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi perikanan dan kelautan yang cukup besar di Indonesia. Peningkatan potensi bidang perikanan dan kelautan tentunya tidak terlepas dari peran nelayan yang tersebar di seluruh daerah pesisir.
Untuk menunjang kinerja dan mengurangi resiko pekerjaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo pun memberikan asuransi kepada para nelayan. Bahkan, pada tahun pertama Pemprov Gorontalo memberikan asuransi secara gratis.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan, asuransi yang diberikan adalah upaya untuk menyejahterakan para nelayan.
Semua yang dilakukan sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2016, tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan. Di penghujung tahun 2016, Pemprov Gorontalo memberikan asuransi gratis kepada 2.655 orang nelayan.
"Program ini sangat membantu para nelayan. Maksud dari UU Nomor 7 tahun 2016 ini, untuk memberikan jaminan perlindungan atas resiko yang dialami nelayan, serta memberikan kesadaran nelayan dalam berasuransi," kata Zudan Arif, Sabtu (24/12).
Potensi perikanan dan kelautan Gorontalo sendiri hingga kini mencapai 95.991 ton dari hasil Perikanan Laut dengan 8.413 rumah-tangga perikanan. Luas areal Rumput Laut sekitar 14.250 ha dengan produksi 99.454,4 ton.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Gorontalo, Sutrisno, menuturkan, Untuk memperoleh asuransi, cukup hanya dengan memiliki kartu nelayan, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan usia maksimal 65 Tahun.
Dijelaskan, resiko yang dijamin oleh asuransi yaitu kematian akibat kecelakaan di laut, mendapatkan santunan sebesar Rp200 juta.
"Jika kematian kecelakaan di darat Rp160 juta rupiah. Begitu juga akan ditanggung untuk cacat tetap dan biaya pengobatannya," kata Sutrisno.
Berita Satu
loading...
»Share or Like News:
Pemprov Gorontalo Lindungi Nelayan dengan Asuransi
