Garut, Tatang Hidayat, mengatakan perburuan tikus dilakukan karena hama tikus telah merusak padi dari sawah seluas 35 hektare di blok tersebut."Untuk menggugah semangat para petani dalam memberantas tikus, kami memberikan Rp 5.000 kepada petani yang menangkap satu tikus. Lebih banyak mendapat tikus, lebih banyak hadiahnya," kata Tatang saat ditemui di sela kegiatan tersebut.
Tatang mengatakan selama empat bulan terakhir, perkembangan hama tikus di Kabupaten Garut meluas di seluruh kecamatan. Faktor cuaca, katanya, menjadi penyebab perkembangan pesat hama tikus sebab tikus akan lebih rakus dan mudah mencari makan pada setiap malam musim hujan. (*trb/red)
loading...
»Share or Like News:
Satu Tikus Dibayar Rp 5.000