Seorang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir laut
Muaragembong. Saat ini Polsek Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
telah menerjunkan tim untuk mencari nelayan tersebut.
"Nelayan
tersebut bernama Nadi (39) dilaporkan hilang sejak Kamis (27/2)," kata
Kanit Binmas Polsek Muaragembong Ipda Kliwon di Bekasi seperti dilansir
dari Antara, Minggu (2/3).
Menurut dia, Nadi dilaporkan berangkat
bersama dengan ketiga rekannya mencari tangkapan ikan saat kondisi
ombak sedang tinggi. "Mereka berlayar di tengah cuaca buruk saat terjadi
hujan dan petir menggunakan masing-masing perahunya untuk mencari ikan
dan udang," katanya.
Saat kondisi makin parah, kata dia, kedua
rekan Nadi segera menepi dan berhasil menyelamatkan diri. Sementara Nadi
yang merupakan warga Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya,
Muaragembong itu belum ditemukan hingga kini.
"Kedua rekan korban
menemukan perahu Nadi terapung di tengah laut, tanpa seorang pun di
perahu itu. Setelah itu, rekan korban melaporkan kejadian tersebut
kepada kami," ujarnya.
Menurut dia, upaya pencarian terhadap
korban dilakukan dengan menerjunkan petugas gabungan Polair Polda Metro
Jaya dan Tim SAR ke lokasi kejadian. "Namun, hingga kini tim belum
menemukan petunjuk," katanya.
Petugas Polair Polda Metro Jaya
Brigadir Polisi Rino mengatakan bahwa lokasi hilangnya korban berada
pada radius 5 kilometer dari tepi pantai. "Tidak kami temukan
tanda-tanda korban. Karena cuaca buruk dan ombak tinggi, terpaksa
pencarian kita tunda," ujarnya.
Saat ini, kata Rino, ombak di
Muaragembong mencapai lebih dari 3 meter dan sangat berbahaya bagi siapa
pun untuk melaut di tengah kondisi tersebut. "Pencarian akan kami
lanjutkan besok (Senin 3/3). Mudah-mudahan korban selamat seperti
rekannya yang lain," katanya.//mdk
Seorang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir laut
Muaragembong. Saat ini Polsek Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
telah menerjunkan tim untuk mencari nelayan tersebut."Nelayan tersebut bernama Nadi (39) dilaporkan hilang sejak Kamis (27/2)," kata Kanit Binmas Polsek Muaragembong Ipda Kliwon di Bekasi seperti dilansir dari Antara, Minggu (2/3).
Menurut dia, Nadi dilaporkan berangkat bersama dengan ketiga rekannya mencari tangkapan ikan saat kondisi ombak sedang tinggi. "Mereka berlayar di tengah cuaca buruk saat terjadi hujan dan petir menggunakan masing-masing perahunya untuk mencari ikan dan udang," katanya.
Saat kondisi makin parah, kata dia, kedua rekan Nadi segera menepi dan berhasil menyelamatkan diri. Sementara Nadi yang merupakan warga Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, Muaragembong itu belum ditemukan hingga kini.
"Kedua rekan korban menemukan perahu Nadi terapung di tengah laut, tanpa seorang pun di perahu itu. Setelah itu, rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada kami," ujarnya.
Menurut dia, upaya pencarian terhadap korban dilakukan dengan menerjunkan petugas gabungan Polair Polda Metro Jaya dan Tim SAR ke lokasi kejadian. "Namun, hingga kini tim belum menemukan petunjuk," katanya.
Petugas Polair Polda Metro Jaya Brigadir Polisi Rino mengatakan bahwa lokasi hilangnya korban berada pada radius 5 kilometer dari tepi pantai. "Tidak kami temukan tanda-tanda korban. Karena cuaca buruk dan ombak tinggi, terpaksa pencarian kita tunda," ujarnya.
Saat ini, kata Rino, ombak di Muaragembong mencapai lebih dari 3 meter dan sangat berbahaya bagi siapa pun untuk melaut di tengah kondisi tersebut. "Pencarian akan kami lanjutkan besok (Senin 3/3). Mudah-mudahan korban selamat seperti rekannya yang lain," katanya.//mdk Redaksi 07:29:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Nelayan di Bekasi hilang misterius saat cari ikan
Posted by Admin Saturday, 15 March 2014
loading...
»Share or Like News:
Nelayan di Bekasi hilang misterius saat cari ikan
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
07:29:00
