Distan Majalengka Optimistis Target Produksi Padi Tercapai

Posted by Admin Tuesday, 15 April 2014

MAJALENGKA, - Dinas Pertanian kabupaten Majalengka optimistis target produksi padi sebesar 6,3 ton/hektare pada Musim Tanam rendeng bisa tercapai, meski sekitar 4.000 hektare sawah yang terancam serangan hama wereng, tikus, dan hama lainnya.
Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Majalengka H. Wawan Suwandi disertai Kepala Bidang Tanaman Pangan Nana Supriyana, target produksi gabah kering giling untuk musim tanam rendeng hanya sebesar 6,3 ton/hektare sama dengan target produksi Jawa Barat, sedangkan hasil panen berdasarkan pengecekan ubinan di lahan petani mencapai 6,4 ton/hektare.
“Ada ribuan hektare lahan yang terancam hama, namun yang terkena serangan hama dan dianggap tidak menghasilkan gabah totalnya hanya sekitar 10 hektaran, sehingga produksi gabah di Majalengka masih mencapai target yang diinginkan,” ungkap Nana.

Total areal tanam sendiri untuk musim rendeng kali ini menurut Nana mencapai sekitar 46 ribu hektare, dengan target produksi sebanyak 276 ribu ton, itu bila rata-rata produksi gabah setiap hektarnya mencapai 6 ton/hektare. Pada Musim Tanam kedua areal tanam diharapkan masih tetap seluas 46 ribu hektare, masa tanamnya dipercepat dengan harapan musim penghujan masih tetap ada.
“Sebagian wilayah masa tanam dipercepat agar bisa tiga kali tanam, terkecuali di wilayah-wilayah tertentu yang tidak dialiri pengairan teknis untuk musim tanam ke tiga diganti dengan palawija. Produksi beras di Majalengka sendiri dari tiga kali musim tanah mengalami surplus cukup besar,” ungkap Nana.
Menurut Nana kebutuhan gabah untuk Majalengka sendiri hanya sekitar 300 ribu ton/tahun, dan itu bisa dipenuhi dari satu kali musim tanam, atau skala beras sebanyak 187 ribu ton/tahun.
Tak heran bila selama ini Majalengka menjadi salah satu kabupaten penyangga pangan Jawa Barat.
Menyinggung banyaknya keluhan petani yang mengalami gagal panen akibat serangan hama patah leher (kacekek beuheung), tikus dan keong mas, Nana mengakui hal tersebut namun hal itu menurutnya segera diatasi oleh POPT (Pengendali Organisme Penganggu Tanaman), sehingga hama segera terkendali.
“Serangan hama banyak tapi tidak berpengaruh banyak pada penurunan produksi, kalau kami inginnya produksi gabah bisa mencapai 6,4 hingga 6,5 ton/hektar sekarang tercapai hingga 6,4 ton, malah target produksi sebenarnya hanya 6,3 ton/ha. Jadi hama yang terjadi tidak berpengaruh besar pada target produksi,” ungklap Nana.//prlm

loading...
»Share or Like News: Distan Majalengka Optimistis Target Produksi Padi Tercapai
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 15:38:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH