KUNINGAN, - Barang dagangan dan perlengkapan pedagang dalam
sepuluh kios dan 7 los bangunan lama kompleks Pasar Baru Kabupaten
Kuningan, ludes terbakar, Sabtu (3/5/2014) menjelang tengah malam. Tidak
ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materi
yang ditimbulkannya ditaksir mencapai Rp 517 juta.
Peristiwa kebakaran itu mulai terjadi sekitar pukul 22.30 melalap dua
deret bangunan lama. Berupa satu bangunan permanen memanjang berisi 10
kios, dan satu bangunan permanen tanpa dinding berisi 20 petak los atau
lapak terbuka.
Sepuluh kios dalam satu deret bangunan itu, seluruhnya berisi barang
dagangan dan perlengkapan penunjang milik para pedagang. Sementara, dari
20 los pedangang, terhitung hanya ada 7 los yang berisi barang dagangan
dan perabotan pedagang.
"Tiga belas los lainnya yang turut terbakar saat ini, sudah lama
dalam keadaan kosong dari aktivitas pedagang," ujar Kepala Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan Ucu Suryana, yang
sedang menyaksikan upaya pemadaman api di lokasi kejadian bersama Kepala
Bidang Pengelolaan Pasar pada dinas tersebut Ocin, dan sejumlah pejabat
terkait lainnya, Minggu (4/5/2014) dini hari.
Upaya pemadaman kobaran api di kompleks pasar tradisional padat
deretan kios dan los para pedagang, malam itu segera dilakukan regu
pemadam kebaran dipimpin langsung Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas
Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan Bambang Hernaedi. Upaya pemadaman
kepabkaran itu melibatkan dua unit mobil blambir dibantu satu unit mobil
tengki Perusahaan Daerah Air Minum Kuningan.
Dalam waktu sekitar satu jam sejak kebakaran itu diketahui, kobaran
api yang begitu cepat melumat dua deret bangunan pasar tersebut,
berhasil dijinakan hingga tidak merembet pada deretan bangunan lainnya.
Namun, seluruh barang dagangan dan perabotan pedagang di dalam 10 kios
dan 7 los tersebut tadi, luput terselamatkan.
Asal usul api penyebab kebakaran itu sendiri hingga Minggu (4/5/2014)
sore belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan Kepolisian
Resor Kuningan. Demikian pula, titik lokasi awal munculnya kobaran api
itu pun, belum diketahui pasti.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Disperindag
Kuningan Ocin, menerangkan, bangunan-bangunan lama di kompleks Pasar
Baru itu di bangun pada tahun 1987 dan saat ini dipergunakan pedagang
dalam status kios dan los darurat.
"Seluruh bangunan lama di komplek Pasar Baru ini, akan dibongkar
habis. Bekas lahannya nanti akan dijadikan area parkir, taman, fasilitas
umum dan fasilitas sosial sebagai sarana penunjang dari gedung Pasar
Baru yang sedang dibangun ini," ujar Ocin, seraya menunjuk ke arah
gedung megah bertingkat untuk para pedagang di kompleks Pasar Baru
Kuningan.//(PRLM)
KUNINGAN, - Barang dagangan dan perlengkapan pedagang dalam
sepuluh kios dan 7 los bangunan lama kompleks Pasar Baru Kabupaten
Kuningan, ludes terbakar, Sabtu (3/5/2014) menjelang tengah malam. Tidak
ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materi
yang ditimbulkannya ditaksir mencapai Rp 517 juta.Peristiwa kebakaran itu mulai terjadi sekitar pukul 22.30 melalap dua deret bangunan lama. Berupa satu bangunan permanen memanjang berisi 10 kios, dan satu bangunan permanen tanpa dinding berisi 20 petak los atau lapak terbuka.
Sepuluh kios dalam satu deret bangunan itu, seluruhnya berisi barang dagangan dan perlengkapan penunjang milik para pedagang. Sementara, dari 20 los pedangang, terhitung hanya ada 7 los yang berisi barang dagangan dan perabotan pedagang.
"Tiga belas los lainnya yang turut terbakar saat ini, sudah lama dalam keadaan kosong dari aktivitas pedagang," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan Ucu Suryana, yang sedang menyaksikan upaya pemadaman api di lokasi kejadian bersama Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada dinas tersebut Ocin, dan sejumlah pejabat terkait lainnya, Minggu (4/5/2014) dini hari.
Upaya pemadaman kobaran api di kompleks pasar tradisional padat deretan kios dan los para pedagang, malam itu segera dilakukan regu pemadam kebaran dipimpin langsung Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan Bambang Hernaedi. Upaya pemadaman kepabkaran itu melibatkan dua unit mobil blambir dibantu satu unit mobil tengki Perusahaan Daerah Air Minum Kuningan.
Dalam waktu sekitar satu jam sejak kebakaran itu diketahui, kobaran api yang begitu cepat melumat dua deret bangunan pasar tersebut, berhasil dijinakan hingga tidak merembet pada deretan bangunan lainnya. Namun, seluruh barang dagangan dan perabotan pedagang di dalam 10 kios dan 7 los tersebut tadi, luput terselamatkan.
Asal usul api penyebab kebakaran itu sendiri hingga Minggu (4/5/2014) sore belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan Kepolisian Resor Kuningan. Demikian pula, titik lokasi awal munculnya kobaran api itu pun, belum diketahui pasti.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Disperindag Kuningan Ocin, menerangkan, bangunan-bangunan lama di kompleks Pasar Baru itu di bangun pada tahun 1987 dan saat ini dipergunakan pedagang dalam status kios dan los darurat.
"Seluruh bangunan lama di komplek Pasar Baru ini, akan dibongkar habis. Bekas lahannya nanti akan dijadikan area parkir, taman, fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai sarana penunjang dari gedung Pasar Baru yang sedang dibangun ini," ujar Ocin, seraya menunjuk ke arah gedung megah bertingkat untuk para pedagang di kompleks Pasar Baru Kuningan.//(PRLM) Redaksi 07:25:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Dua Deret Bangunan Lama Kompleks Pasar Baru Terbakar
Posted by Admin Monday, 5 May 2014
loading...
»Share or Like News:
Dua Deret Bangunan Lama Kompleks Pasar Baru Terbakar
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
07:25:00
