Warga Buat Rakit Karena Jembatan Putus Diterjang Banjir

Posted by Admin Thursday, 15 May 2014

Garut - Warga dua desa di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, beramai-ramai membuat rakit sebagai alat untuk menyebrang.
Warga dari Desa Tanjungmulya dan Desa Tanjungjaya ini bergotong royong membuat rakit untuk menyebrangi Sungai Cikandang yang membelah Kecamatan Pakenjeng.
Kepala Desa Tanjungmulya Yusep Kirman mengatakan, aktivitas tersebut terpaksa dilakukan karena warga bosan menunggu bantuan dari pemerintah.

Menurut Yusep, sarana penyeberangan sangat diperlukan warga di dua desa itu karena satu-satunya jembatan penyeberangan, yaitu Jembatan Bokor, putus dan tidak bisa dilalui pasca banjir bandang pada 14 April 2014 lalu.Menurut Yusep, setiap harinya Sungai Cikandang selalu diseberangi oleh sedikitnya 500 warga. Sebelumnya, warga berinisiatif menggunakan ban dalam kendaraan sebagai sarana penyeberangan. Rakit sendiri dibuat warga berdasarkan rasa sukarela. Beberapa diantara mereka, merelakan pohon bambu di kebun untuk disumbangkan sebagai bahan dasar rakit.
Sebelumnya, Jembatan Bokor di Kampung Bokor, Desa Tanjungmulya, terputus akibat terjangan banjir bandang pada pertengahan April lalu.
Tidak hanya Jembatan Bokor, dua jembatan lainnya, yaitu Jembatan Rawayan Bolang dan Cikoneng juga rusak. (Garutkab)

loading...
»Share or Like News: Warga Buat Rakit Karena Jembatan Putus Diterjang Banjir
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 07:38:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH