Warga Desa Pananjung Dievakuasi

Posted by Admin Thursday, 1 May 2014

GARUT,  - Pagi itu, Rabu (30/4),  suara kentongan bambu memecah kesunyian Desa Pananjung di kaki Gunung Api Guntur. Warga desa keluar dari rumahnya kemudian berjalan cepat menuju sebuah lapangan di Cipanas di Kecamatan Tarogongkaler itu.
Di antara ratusan warga yang berkumpul, terdapat balita, lansia, anak-anak, ibu hamil, dan warga berkebutuhan khusus. Seorang aparat kemudian mengumumkan bahwa status aktivitas Gunung Api Guntur naik menjadi awas.

Terburu-buru, warga naik ke kendaraan-kendaraan pengangkut seperti truk pasir, truk TNI serta Polri, dan mobil bak terbuka. Dengan kecepatan cukup tinggi, iringan kendaraan-kendaraan tersebut melaju menjauhi Gunung Api Guntur.
Iringan kendaraan tiba di lapangan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi. Relawan dan warga mendirikan sejumlah tenda pengungsian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, TNI, dan Polri. Dinas Sosial Kabupaten Garut mendirikan dapur umum dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mendirikan tenda medis.
Di pengungsian, para relawan mendata para pengungsi. Warga yang terluka, ibu hamil, anak-anak, dan lansia, mendapat pengobatan. Beberapa di antaranya dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit terdekat dan diantar menggunakan ambulans. Beberapa warga pun melaporkan kehilangan anggota keluarganya dan berteriak panik.
Para pengungsi mendapat air bersih dari truk tanki PDAM dan makanan dari dapur umum. Anak-anak kemudian dihibur oleh relawan untuk mengobati trauma akibat bencana tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Garut, Dik Dik Hendrajaya, mengatakan terdapat 300 warga, relawan, anggota TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Garut, yang mengikuti simulasi bencana erupsi Gunung Api Guntur tersebut.
"Ini simulasi, praktek setelah warga mendapat teori mengenai kesiagaan bencana jika Gunung Api Guntur meletus. Kami telah menentukan jalur evakuasinya. Ini adalah hasil kerja sama dengan International Organization for Migration," kata Dik Dik saat ditemui seusai simulasi bencana tersebut.
Dengan simulasi ini, katanya seluruh instansi yang terlibat, termasuk dinas-dinas mendapat gambaran langsung mengenai tugas utamanya jika hal terburuk dari Gunung Api Guntur terjadi. Warga, katanya, akan mendapat pemahaman lebih mengenai bencana dan langkah-langkah untuk menyelamatkan diri.
"Simulasi ini akan diperluas sehingga desa-desa lainnya mendapat pemahaman yang sama. Jika terjadi erupsi, warga di kaki Gunung Api Guntur dapat menyelamatkan diri ke Banyuresmi, Bayongbong, atau Karangpawitan," tuturnya. (sam//trb)

loading...
»Share or Like News: Warga Desa Pananjung Dievakuasi
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 08:38:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH