Jakarta - Pembangunan Pelabuhan di Indonesia menjadi prioritas utama bagi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Hal tersebut sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo yang mengedepankan kemaritiman.
“Ke depan, yang diutamakan, salah satunya, adalah pembangunan pelabuhan untuk kita lebih bisa efisien dalam logistik manusia maupun barang, apakah di antar-pulau, provinsi, dan juga ke luar (negeri)," ungkap Rini, usai menggelar rapat perdana bersama sejumlah Dirut BUMN di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (28/10/2014).
Rini akan meninjau Tanjung Priok untuk melihat situasi pelabuhan. Pasalnya, di antara pelabuhan yang ada, kepadatan yang sangat besar adalah Tanjung Priok. Oleh karena itu, dirinya akan mencari solusi bagaimana menyelesaikan kepadatan tersebut, sehingga proses logistik bisa lebih cepat.
Selain masalah pelabuhan, pengisian jabatan direktur utama tiga BUMN juga menjadi prioritasnya selama menjadi orang nomor satu di BUMN. Pasalnya, tiga dirut BUMN telah ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri di Kabinet Kerja, yakni Direktur Utama PT KAI (Persero) Ignasius Jonan yang ditunjuk sebagai Menteri Perhubungan, Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sudirman Said yang ditunjuk menjadi Menteri ESDM, dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Arif Yahya sebagai Menteri Pariwisata.
“Program-program untuk bagaimana BUMN betul-betul turut berpartisipasi dalam pembangunan manusia," ujarnya menandaskan.//JMOL **
loading...
»Share or Like News:
Sejalan Visi Presiden, Menteri BUMN Akan Prioritaskan Pembenahan Pelabuhan

