MAJALENGKA - Ruas jalan yang menghubungkan dua Kecamatan, Leuwimunding dan
Palasah, Kabupaten Majalengka, kondisinya rusak parah. Padahal, ruas jalan
tersebut adalah jalur alternatif yang cukup ramai dilintasi warga dari arah
Leuwimunding menuju Palasah-Jatiwangi atau sebaliknya.
Selain itu, jalur jalan lintasan tersebut adalah jalur jalan yang biasa
dipergunakan untuk mengangkut barang hasil industri rumahan seperti anyaman,
konpeksi makanan ringan dan produksi pertanian serta telah menjadi arena wisata
belanja buah-buahan seperti jambu, jeruk dan rambutan yang dijual di beberapa
titik ruas jalan tersebut.
Menurut keterangan sejumlah warga, rusaknya jalan tersebut mulai terjadi
tiga tahun belakangan ini karena jalan baru diperbaiki sekitar tiga tahun lalu.
Namun akibat beban berat angkutan di tambah curah hujan yang cukup tinggi
akhirnya kondisi jalan cepat rusak. Aspal mengelupas dan jalanpun disejumlah
titik berlubang hinga setengah badan jalan dengan panjang 50 cm hingga ada yang
mencapai dua meter dengan kedalaman 15 cm hingga 20 cm.
Sementara di Perbatasan Desa Tarikolot-Desa Ciparay, bila hujan turun
kubangan air terjadi dimana-mana, hingga berhari-hari.
Kerusakan jalan juga terdapat di hampir sepanjang jalan Desa Waringin,
Kecamatan Palasah, meski kedalama lubang tidak separah di ruas jalan
Tarikolot-Ciparay namun lubang cukup banyak. Kedalaman lubang antara 10 hingga
15 cm.
Pai dan Ono warga Leuwimunding mengatakan, laju kendaraan tak bisa cepat
karena akan terjebak masuk lubang jalan sehingga rentan terjadi kecelakaan.
Kalau hujan turun pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena akan masuk ke
kubangan.
“Kendaraan yang melintas ke wilayah ini tak perbah bisa bersih pasti
belepotan lumpur karena selalu masuk kubangan.” ungkap Ono.
Pai berharap tahun ini pemerintah bisa memperbaiki ruas jalan ke wilayahnya
agar laulintas bisa berjalan baik.
Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Bina Marga dan Cipra Karya Kabupaten
Majalengka Yana Ruhyana ketika dimintai konfirmasi mengenai perbaikan jalan
mengatakan, pada tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten Majalengka telah
mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan sebesar Rp 135,99 milyaran dana
tersebut bersumber dari APBD Kabupaten dan APBD Provinsi Jawa Barat. Namun
menurutnya tidak semua ruas jalan diperbaiki tahun ini karena perbaikannya
dilakukan secara bertahap (PRLM).
MAJALENGKA - Ruas jalan yang menghubungkan dua Kecamatan, Leuwimunding dan Palasah, Kabupaten Majalengka, kondisinya rusak parah. Padahal, ruas jalan tersebut adalah jalur alternatif yang cukup ramai dilintasi warga dari arah Leuwimunding menuju Palasah-Jatiwangi atau sebaliknya.
Selain itu, jalur jalan lintasan tersebut adalah jalur jalan yang biasa dipergunakan untuk mengangkut barang hasil industri rumahan seperti anyaman, konpeksi makanan ringan dan produksi pertanian serta telah menjadi arena wisata belanja buah-buahan seperti jambu, jeruk dan rambutan yang dijual di beberapa titik ruas jalan tersebut.
Menurut keterangan sejumlah warga, rusaknya jalan tersebut mulai terjadi tiga tahun belakangan ini karena jalan baru diperbaiki sekitar tiga tahun lalu. Namun akibat beban berat angkutan di tambah curah hujan yang cukup tinggi akhirnya kondisi jalan cepat rusak. Aspal mengelupas dan jalanpun disejumlah titik berlubang hinga setengah badan jalan dengan panjang 50 cm hingga ada yang mencapai dua meter dengan kedalaman 15 cm hingga 20 cm.
Sementara di Perbatasan Desa Tarikolot-Desa Ciparay, bila hujan turun kubangan air terjadi dimana-mana, hingga berhari-hari.
Kerusakan jalan juga terdapat di hampir sepanjang jalan Desa Waringin, Kecamatan Palasah, meski kedalama lubang tidak separah di ruas jalan Tarikolot-Ciparay namun lubang cukup banyak. Kedalaman lubang antara 10 hingga 15 cm.
Pai dan Ono warga Leuwimunding mengatakan, laju kendaraan tak bisa cepat karena akan terjebak masuk lubang jalan sehingga rentan terjadi kecelakaan. Kalau hujan turun pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena akan masuk ke kubangan.
“Kendaraan yang melintas ke wilayah ini tak perbah bisa bersih pasti belepotan lumpur karena selalu masuk kubangan.” ungkap Ono.
Pai berharap tahun ini pemerintah bisa memperbaiki ruas jalan ke wilayahnya agar laulintas bisa berjalan baik.
Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Bina Marga dan Cipra Karya Kabupaten Majalengka Yana Ruhyana ketika dimintai konfirmasi mengenai perbaikan jalan mengatakan, pada tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten Majalengka telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan sebesar Rp 135,99 milyaran dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten dan APBD Provinsi Jawa Barat. Namun menurutnya tidak semua ruas jalan diperbaiki tahun ini karena perbaikannya dilakukan secara bertahap (PRLM).
Redaksi 09:56:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Jalan yang Menghubungkan Kec. Leuwimunding dan Kec. Palasa Rusak
Posted by Admin Monday, 23 February 2015
loading...
»Share or Like News:
Jalan yang Menghubungkan Kec. Leuwimunding dan Kec. Palasa Rusak
Previous
Newer PostNext
Older Post
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
09:56:00
