Relokasi para pedagang tersebut ingin segera dilaksanakan, pasalnya para pedagang sudah lama menempati rumah-rumah warga yang dijadikan pasar sementara.
Menurut Rukiyah salah satu pedagang asal Desa Tenajar Lor menuturkan, dia dan para pedagang lain sudah sekitar 3 bulan menempati rumah-rumah warga yang dijadikan pasar sementara.
“Ya mau gimana lagi, kami pun harus tetap berdagang , untuk sewa rumah perbulannya saya harus membayar Rp.150 ribu, tetapi itu tidak semua pedagang. Soal relokasi kami sempat dengar hanya saja masih simpang siur, kami berharap agar pemerintah daerah cepat merelokasi para pedagang,” keluhnya.
loading...
»Share or Like News:
Pedagang Pasar Tulung Agung Minta Segera Direlokasi
