Pick Tergulir Pecah Ban, Satu Tewas Puluhan Luka-luka

Posted by Admin Thursday, 18 February 2016

INDRAMAYU - Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama pantura tepanya di Desa Kiajaran Wetan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, dalam kejadian tersebut satu orang meninggal ditempat dan puluhan penumpang menderita luka-luka. Kejadian tersebut menyusul mobil Mitsubhisi pikc up terbuka dengan nomor polisi (nopol) E 8014 PS yang mengangkut 36 buruh tani terguling di lokasi kejadian. Rabu (17/2/2016) petang.

Para korban ini merupakan warga Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Polisi yang datang ke lokasi kejadian kemudian membawa puluhan korban ke beberapa rumah sakit yang ada di Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban tewas adalah Nenti (20), warga desa Langgensari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Dan korban luka-luka diantaranya Sunengsih (45), Darkalim (47), Karniti (35), Waskim (35), Carsiti (23), Carma (60), Sukeni (40), Darsono (25), Sawir (55), Cangkol (32) dan Eni (30), merupakan penduduk Desa Telagasari Kecamatan Lelea. kemudian Marsaid (50), Carmo (40 ), Mastinih (60) Waskadi (40), Cang (23), Wadi (47), merupakan warga Desa Langgensari Kecamatan Lelea.
Peristiwa maut ini berawal saat sopir pick up, Carmin (53), warga Desa Telagasari membawa 36 orang buruh tani usai “tandur” (tanam padi ) di sawah seorang warga di wilayah Kecamatan Kandanghaur. Puluhan penumpang ini yang diangkutnya ditumpuk di bak mobil bersusun dua. Kemudian mobil ini melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Namun sampai dilokasi kejadian tiba-tiba ban belakang sebelah kiri pecah. Kondisi ini membuat panik dirinya, hingga kendaraan itu oleng seketika bahkan mobil yang sarat penumpang ini terguling beberapa kali dilokasi. Puluhan penumpang yang ada dimobil itu histeris dan tergencet sesama penumpang. Targisnya Nenti yang duduk dibagian bawah terhimpit hingga meninggal di lokasi. Bukan itu saja,  saat oleng kendaraan ini pun menabrak pemotor yakni Wawan (20) yang menggunakan Honda Vario nopol G 4634 ZL. Sehingga motor malami kerusakan serta pengendaranya luka-luka.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Wijonarko melalui Kasat Lantas Ajun Komisaris Dony Eko Wicaksonoi didampingi Kanit Laka Lohbener Inspektur Dua Didi Wahyudi mengaku, sebelum kejadian tersebut pihaknya sering melakukan tindakan penilangan terhadap mobil yang sengaja dibuat dua tingkat untuk mengangkut para petani. Namun tindakannya itu tidak digubris, bahkan mereka sering mengangkut penumpang yang bukan pada tempatnya.
"Kami sudah sering melakukan penilangan, peneguran bahkan memarihi sang sopirnya yang membawa petani dengan kendaraan yang dibuat dua sap (tingkat,red) itu. Namun rata-rata mereka membandel, " ungkapnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap melakukan pertolongan terhadap korban dengan membawanya ke rumah sakit Medisina, Lohbener dan rumah sakit PMC Sinang.
"Kita masih meminta keterangan dari pengemudi mobil pick up ini. Tujuannya untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut, " tuturnya.

loading...
»Share or Like News: Pick Tergulir Pecah Ban, Satu Tewas Puluhan Luka-luka
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 00:07:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH