GARUT - Harga ayam di Pasar Induk Guntur Garut turun drastis dari Rp 33 ribu pada pertengahan September 2014 menjadi Rp 25 ribu per kilogram pada 1 Oktober 2014. Hal sebaliknya terjadi pada harga cabai yang bertengger di kisaran harga tinggi menjelang Iduladha.
Kepala Subbagian TU UPTD Pasar Induk Guntur Garut, Ahmad Wahyudin, mengatakan harga ayam terus mengalami penurunan menjelang Iduladha. Namun demikian, harga Rp 25 ribu per kilogram dinilai sebagai harga yang normal atau wajar.
Menjelang Iduladha, harga komoditas sumber protein hewani seperti daging sapi tetap Rp 95 ribu per kilogram, ayam kampung Rp 40 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp 17 ribu, dan ikan mas Rp 22 ribu per kilogram.
"Sedangkan cabai merah gepeng kini berharga Rp 32 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp 24 ribu, cabai rawit hijau Rp 20 ribu, cabai rawit merah Rp 15 ribu, dan cabai rawit campuran 20 ribu per kilogram," kata Wahyu, Rabu (1/10).
Harga sayuran pun berada di kisaran harga tinggi, yakni tomat seharga Rp 6 ribu, wortel Rp 6 ribu, kol Rp 7 ribu, buncis Rp 8 ribu, dan kentarng Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan, harga bawang merah dan bawang putih kini mencapai angka yang sama, yakni Rp 14 ribu per kilogram.
Harga beras di Pasar Induk Guntur Garut pun berada di kisaran normal. Beras jenis IR-64 kualitas I Rp 8.500, IR-64 kualitas II Rp 7.500, beras setra Rp 9.000, beras jember Rp 9.500, dan pandan wangi Rp 9.500 per kilogram. (sam/TRIBUN )
loading...
»Share or Like News:
Harga Daging Ayam di Garut Turun Drastis Dari Rp 33 Ribu Jadi Rp 25 Ribu

