Jadi Korban Pembegalan,Korban Enggan Lapor Polisi Takut Dikenai Biaya

Posted by Admin Wednesday, 15 June 2016

INDRAMAYU – Aksi pembegalan motor masih sering terjadi di Indramayu. Seperti yang terjadi di kecamatan Kedokanbunder pekan lalu. Namun korban enggan melapor ke polisi, karena korban takut dimintai biaya pelaporan kepada polisi. Sehingga korban hanya bisa pasrah dan lapor ke pihak desa.

Seperti yang dialami oleh, Joni (38) warga desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, ia menjadi korban aksi begal motor yang terjadi di jalan raya Kedokanbunder pada Kamis pekan lalu kemarin sekitar pukul 06.00 WIB, saat akan pergi ke pasar bersama istrinya.

“Saya bersama istri, langsung dipepet tiga motor metic memaksa merebut kunci dengan mengacungkan celurit dan golok. Ada lima orang, semuanya pakai cadar,” ungkap Joni, Selasa (14/06/16).

Dikatakannya, saat peristiwa pembegalan tersebut terjadi, situasi sedang sepi karena masih pagi, namun tiba-tiba datang segerombolan orang bercadar tanpa diduga.

“Padahal tadinya sepi, kok tiba-tiba mereka datang memalang motor saya. Istri saya sempat tarik-tarikan motor dengan begal. Saya diancam dibacok, sehingga saya menceburkan diri ke sungai,” Jelasnya. (Cirebontrust.com)

Baca berita selengkapnya KLIK DISINI

loading...
»Share or Like News: Jadi Korban Pembegalan,Korban Enggan Lapor Polisi Takut Dikenai Biaya
RADIO SONG FM INDRAMAYU Updated at: 16:17:00

GUMIWANG KOMUNIKA INDRAMAYU

VIDEO KABAR ARTIS

VIDEO LAGU BARU SONG FM

INFO GEMPA KLIK DIBAWAH