Home
»
Posts filed under
Sosial
INDRAMAYU - Ratusan anak yatim yang tersebar dalam tiga titik wilayah, yakni di wilayah Indramayu Barat, tepanya di Desa Anjatan, Indramayu Timur di desa Gadel kecamatan Tukdana, dan Indramayu Tengah di desa Tugu kecamatan Lelea, mendapat santunan dari anggota DPR-RI komisi IV, Ono Surono ST. Kamis (22/6/17).
"Setiap bulan mulia ini saya ingin berbagi kepada anak yatim. Mereka (Anak Yatim -red.) harus diperhatikan, mereka juga harus ikut merasakan saat hari kemenangan nanti (Idul Fitri)," ujar Ono usai kegiatan anak Yatim di desa Tugu kecematan Lelea Indramayu, Kamis (22/6/17).
Dikatakannya, Indramayu yang terkenal dengan daerah jumlah rakyat miskin terbanyak di provinsi Jawa Barat, tentunya ikut prihatin. Ia pun mengajak semua pihak untuk memikirkan dan berupaya agar kemiskinan di Indramayu bisa terkurangi.
upaya tersebut, kata Ono, bisa dilakukan oleh semua pihak, baik pemerintah daerah sebagai pelayan publik maupun para wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat, bahkan para pengusaha dan masyarakat yang punya status ekonomi mapan, tentunya juga saling berbagi.
"Bukan hanya bantuan langsung saya rasa, tapi juga akses dan program bisa menjadi upaya untuk mengurangi kemiskinan di Indramayu," jelas Ono.
Selain itu, ia juga siap menjadi penyambung lidah masyarakat dalam upaya merealisasikan aspirasi warga sesuai bidangnya. Ia mencontohkan, seperti soal program bantuan alsintan, budidaya ikan, dan program lainnya di sektor pertanian dan perikanan. Ia mengaku siap untuk menjadi pelayan masyarakat dalam hal mengajukan usulan untuk petani dan nelayan.
"Komisi IV sangat pas dengan kondisi di Indramayu yang mayoritas adalah petani dan nelayan. Untuk itu saya siap menjadi wakil bapak-bapak ibu-ibu di sana (Pusat). Makanya saya membentuk wadah Rumah Aspirasi Ono Surono yang disingkat RAOS, silahkan nanti bisa langsung komunikasi dengan mereka atau dengan saya langsung. Silahkan nanti bisa usulkan program yang sesuai bidang saya dan program lainnya yang bisa saya perjuangakan," pungkasnya.**(Haris)
Unknown 22:47:00 NJW Magz Bandung Indonesia
"Setiap bulan mulia ini saya ingin berbagi kepada anak yatim. Mereka (Anak Yatim -red.) harus diperhatikan, mereka juga harus ikut merasakan saat hari kemenangan nanti (Idul Fitri)," ujar Ono usai kegiatan anak Yatim di desa Tugu kecematan Lelea Indramayu, Kamis (22/6/17).
Dikatakannya, Indramayu yang terkenal dengan daerah jumlah rakyat miskin terbanyak di provinsi Jawa Barat, tentunya ikut prihatin. Ia pun mengajak semua pihak untuk memikirkan dan berupaya agar kemiskinan di Indramayu bisa terkurangi.
upaya tersebut, kata Ono, bisa dilakukan oleh semua pihak, baik pemerintah daerah sebagai pelayan publik maupun para wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat, bahkan para pengusaha dan masyarakat yang punya status ekonomi mapan, tentunya juga saling berbagi.
"Bukan hanya bantuan langsung saya rasa, tapi juga akses dan program bisa menjadi upaya untuk mengurangi kemiskinan di Indramayu," jelas Ono.
Selain itu, ia juga siap menjadi penyambung lidah masyarakat dalam upaya merealisasikan aspirasi warga sesuai bidangnya. Ia mencontohkan, seperti soal program bantuan alsintan, budidaya ikan, dan program lainnya di sektor pertanian dan perikanan. Ia mengaku siap untuk menjadi pelayan masyarakat dalam hal mengajukan usulan untuk petani dan nelayan.
"Komisi IV sangat pas dengan kondisi di Indramayu yang mayoritas adalah petani dan nelayan. Untuk itu saya siap menjadi wakil bapak-bapak ibu-ibu di sana (Pusat). Makanya saya membentuk wadah Rumah Aspirasi Ono Surono yang disingkat RAOS, silahkan nanti bisa langsung komunikasi dengan mereka atau dengan saya langsung. Silahkan nanti bisa usulkan program yang sesuai bidang saya dan program lainnya yang bisa saya perjuangakan," pungkasnya.**(Haris)
Unknown 22:47:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Ono Surono, Berikan Santunan Ratusan Anak Yatim Indramayu
Posted by Admin Thursday, 22 June 2017
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
22:47:00
INDRAMAYU – Organisasi dari himpunan istri-istri para PNS yang tergabung dalam Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Indramayu, kembali menunjukan komitmennya untuk memberikan pelayanan dan mensejahterakan masyarakat Indramayu. Terutama terhadap warga masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Indramayu.
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, DWP membuka stan pasar murah yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu tanggal 19-20 Juni kemaren dengan menyediakan paket sembako dengan harga sangat murah yakni hanya setengah harga dari harga yang berlaku di pasaran saat ini.
Ketua DWP Kabupaten Indramayu, Dra. Hj. Euis Gahrika Bahtiar mengatakan, untuk tahun ini pola yang dilakukan DWP berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini DWP menyarankan agar DWP dari unit SKPD bisa menyediakan salah satu jenis sembako dengan harga 50 persen atau setengah harga dari harga pokok saat ini.
Menurut Ny. Euis, sebanyak 6 SKPD menyediakan 200 bungkus beras dengan isi 2,5 kilogram yang dijual dengan harga hanya Rp. 12.500. Kemudian 6 SKPD menyediakan gula pasir sebanyak 200 bungkus dengan isi 1 kilogram. 5 SKPD menyediakan minyak goring 1 liter sebanyak 250 bungkus, 4 SKPD menyediakan telur ayam ½ kilogram sebanyak 200 bungkus.
Selanjutnya, 1 SKPD menyediakan telur bebek dan telur asin, 3 SKPD menyediakan sirup 200 botol, kemudian juga 2 SKPD menyediakan teh celup 180 pak yang berisi 2 lusin. 1 SKPD menjual bandeng presto dan tanpa duri serta kerupuk, 1 SKPD menyediakan aneka sayuran, bawang, dan cabai. Kemudian juga 1 SKPD menyediakan ayam broiler ½ kilogram sebanyak 200 bungkus, dan 2 SKPD menyediakan mie instan sebanyak 200 paket yang berisi 5 bungkus per paketnya.
“Alhamdulilah antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan sembako murah ini, dan menjelang lebaran ini memang masyarakat membutuhkan pasar murah untuk memnuhi kebutuhannya” kata Euis.
Kegiatan pasar murah ini, lanjut Euis, mendapatkan dukungan dan support dari para istri PNS yang ada di Kabupaten Indramayu bahkan mereka bergiliran untuk menjaga stan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Inginnya kami memberikan lebih kepada masyarakat yang kurang mampu, namun karena keterbatasan kami hanya bisa memberikan dengan jumlah yang terbatas. Namun kami berharap ini bisa membuat bahagia mereka yang lagi membutuhkan ditengah kenaikan harga-harga sembako saat ini,” tuturnya.
Sementara itu, Casti (50) warga Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu merasa bahagia karena telah mendapatkan bantuan dari DWP ini. Pasalnya, barang yang dibeli dengan setengah harga sangat membantu keluarganya karena mendapatkan paket sembako sesuai dengan yang diharapkan apalagi harganya jauh lebih murah. Namun sayang, waktu pasar murah ini hanya 2 hari bila dibandingkan tahun kemaren yang berjalan 3 hari.**(Haris) Unknown 15:58:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, DWP membuka stan pasar murah yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu tanggal 19-20 Juni kemaren dengan menyediakan paket sembako dengan harga sangat murah yakni hanya setengah harga dari harga yang berlaku di pasaran saat ini.
Ketua DWP Kabupaten Indramayu, Dra. Hj. Euis Gahrika Bahtiar mengatakan, untuk tahun ini pola yang dilakukan DWP berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini DWP menyarankan agar DWP dari unit SKPD bisa menyediakan salah satu jenis sembako dengan harga 50 persen atau setengah harga dari harga pokok saat ini.
Menurut Ny. Euis, sebanyak 6 SKPD menyediakan 200 bungkus beras dengan isi 2,5 kilogram yang dijual dengan harga hanya Rp. 12.500. Kemudian 6 SKPD menyediakan gula pasir sebanyak 200 bungkus dengan isi 1 kilogram. 5 SKPD menyediakan minyak goring 1 liter sebanyak 250 bungkus, 4 SKPD menyediakan telur ayam ½ kilogram sebanyak 200 bungkus.
Selanjutnya, 1 SKPD menyediakan telur bebek dan telur asin, 3 SKPD menyediakan sirup 200 botol, kemudian juga 2 SKPD menyediakan teh celup 180 pak yang berisi 2 lusin. 1 SKPD menjual bandeng presto dan tanpa duri serta kerupuk, 1 SKPD menyediakan aneka sayuran, bawang, dan cabai. Kemudian juga 1 SKPD menyediakan ayam broiler ½ kilogram sebanyak 200 bungkus, dan 2 SKPD menyediakan mie instan sebanyak 200 paket yang berisi 5 bungkus per paketnya.
“Alhamdulilah antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan sembako murah ini, dan menjelang lebaran ini memang masyarakat membutuhkan pasar murah untuk memnuhi kebutuhannya” kata Euis.
Kegiatan pasar murah ini, lanjut Euis, mendapatkan dukungan dan support dari para istri PNS yang ada di Kabupaten Indramayu bahkan mereka bergiliran untuk menjaga stan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Inginnya kami memberikan lebih kepada masyarakat yang kurang mampu, namun karena keterbatasan kami hanya bisa memberikan dengan jumlah yang terbatas. Namun kami berharap ini bisa membuat bahagia mereka yang lagi membutuhkan ditengah kenaikan harga-harga sembako saat ini,” tuturnya.
Sementara itu, Casti (50) warga Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu merasa bahagia karena telah mendapatkan bantuan dari DWP ini. Pasalnya, barang yang dibeli dengan setengah harga sangat membantu keluarganya karena mendapatkan paket sembako sesuai dengan yang diharapkan apalagi harganya jauh lebih murah. Namun sayang, waktu pasar murah ini hanya 2 hari bila dibandingkan tahun kemaren yang berjalan 3 hari.**(Haris) Unknown 15:58:00 NJW Magz Bandung Indonesia
DWP Kabupaten Indramayu Sediakan Sembako Murah
Posted by Admin Tuesday, 20 June 2017
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
15:58:00
INDRAMAYU – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Ke-71 dan memper-erat silaturrahmi Polres Indramayu Bersama Koperasi Perikanan Laut KPL Mina Sumitra Indramayu gelar Bhakti sosial pengobatan gratis bagi nelayan dan masyarakat di Desa Karangsong Kecamatan Kabupaten Indramayu. Senin (19/06/2017).
Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, menuturkan, pengobatan gratis tersebut diadakan dalam rangka memperingati HUT Polri sekaligus dalam rangka mempererat silaturrahmi dan komunikasi anggota Polisi Polres Indramayu khususnya bersama masyarakat.
“kegiatan bhakti kesehatan kita tunjukan di wilayah ini, atas adanya informasi yaitu adanya masyarakat yang sakit kemudian dari sisi ekonomi juga kurang, sehingga menjadi perhatian kita,untuk membantu pengobatan gratis”terang Arif, ditemui usai mengikuti jalannya acara, Senin (19/06/2017).
Masih menurut Arif, kegiatan bhakti kesehatan itu sendiri sengaja di adakan atas adanya laporan jika ada warga setempat yang kurang mampu menderita sakit, sehingga menjadi perhatian pihaknya yang bekerjasama dengan KPL Mina Sumitra untuk mengadakan kegiatan bhakti kesehatan ini di wilayah tersebut.
“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, terbangun suatu kemitraan dengan baik antara polri dengan masyarakat khususnya yang ada di karangsong ini, sehingga manakala terjadi hal-hal yang tidak di inginkan tentunya bisa diselesaikan dengan baik.”pungkasnya.
Sementara, Ketua KPL Mina Sumitra, Sudarto, melalui sekretarisnya H. Suryana menambahkan, jika pihaknya sangat mengapresiasi atas kegiatan yang digagas oleh pihak kepolisian Indramayu yang bekerjasama dengan pihaknya tersebut.
“Kami sangat meng apresiasi atas kegiatan ini, dan mendukung sepenuhnya, pasalnya banyak masyarakat dapat terbantu dan setidaknya dapat meringankan biaya pengobatan warga disini,”ucapnya.
Pantauan lokasi, nampak ratusan nelayan dan masyarakat antusias mengikuti jalannya acara yang di adakan di Mako Polair Polres Indramayu di Desa Karangsong Kec./Kab. Indramayu tersebut, rata-rata dari masyarakat yang hadir mengikuti tes kesehatan, tensi darah, tes gula darah dan pemeriksaan kesehatan lainya, yang ditangani langsung oleh tim medis dari RS Bhayangkara Losarang Indramayu.**(Haris) Unknown 21:43:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, menuturkan, pengobatan gratis tersebut diadakan dalam rangka memperingati HUT Polri sekaligus dalam rangka mempererat silaturrahmi dan komunikasi anggota Polisi Polres Indramayu khususnya bersama masyarakat.
“kegiatan bhakti kesehatan kita tunjukan di wilayah ini, atas adanya informasi yaitu adanya masyarakat yang sakit kemudian dari sisi ekonomi juga kurang, sehingga menjadi perhatian kita,untuk membantu pengobatan gratis”terang Arif, ditemui usai mengikuti jalannya acara, Senin (19/06/2017).
Masih menurut Arif, kegiatan bhakti kesehatan itu sendiri sengaja di adakan atas adanya laporan jika ada warga setempat yang kurang mampu menderita sakit, sehingga menjadi perhatian pihaknya yang bekerjasama dengan KPL Mina Sumitra untuk mengadakan kegiatan bhakti kesehatan ini di wilayah tersebut.
“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, terbangun suatu kemitraan dengan baik antara polri dengan masyarakat khususnya yang ada di karangsong ini, sehingga manakala terjadi hal-hal yang tidak di inginkan tentunya bisa diselesaikan dengan baik.”pungkasnya.
Sementara, Ketua KPL Mina Sumitra, Sudarto, melalui sekretarisnya H. Suryana menambahkan, jika pihaknya sangat mengapresiasi atas kegiatan yang digagas oleh pihak kepolisian Indramayu yang bekerjasama dengan pihaknya tersebut.
“Kami sangat meng apresiasi atas kegiatan ini, dan mendukung sepenuhnya, pasalnya banyak masyarakat dapat terbantu dan setidaknya dapat meringankan biaya pengobatan warga disini,”ucapnya.
Pantauan lokasi, nampak ratusan nelayan dan masyarakat antusias mengikuti jalannya acara yang di adakan di Mako Polair Polres Indramayu di Desa Karangsong Kec./Kab. Indramayu tersebut, rata-rata dari masyarakat yang hadir mengikuti tes kesehatan, tensi darah, tes gula darah dan pemeriksaan kesehatan lainya, yang ditangani langsung oleh tim medis dari RS Bhayangkara Losarang Indramayu.**(Haris) Unknown 21:43:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Polres Indramayu dan KPL Mina Sumitra Gelar Pengobatan Gratis Bagi Nelayan
Posted by Admin Monday, 19 June 2017
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
21:43:00
INDRAMAYU - Dua Organisasi Yang Berada Di Wilayah Kabupaten Indramayu Jawa Barat Diantaranya Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia Atau Gnpk Ri Indramayu Dan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Simpatisan Amor Atau Gestamor Bagikan Ribuan Takjil Secara Gratis Secara Serentak Di Empat Wilayah Kecamatan Yang Ada Dikabupaten Indramayu// Minggu Sore18 Juni 2017.
Diantaranya Di Jalan Raya Jatibarang-Karangampel Desa Sleman Kecamatan Sliyeg. Di Jalan Raya Jayawinangun Kecamatan Kecamatan Kedokanbunder.Jalan Raya Mundu Kecamatan Karangampel Dan Jalan Raya Desa Amis Kecamatan Cikedung.
Sebanyak 2.000 Buah Takjil Dibagikan Secara Gratis Untuk Para Pengendara Yang Melintasi Jalan Tersebut.Dua Ormas Yang Tergabung Itu Menurunkan Anggotanya Sebanyak 200 Orang Yang Terbagi Diwilayah Tersebut.
Ketua Gnpk Ri Indramayu Jaya Mengatakan Pihaknya Membagikan Takjil Gratis Untuk Para Warga Yang Khususnya Umat Muslim Yang Menjalankan Ibadah Puasa Sehingga Bisa Membantu Untuk Mereka Guna Menambah Hidangan Untuk Berbuka Puasa.
“Kegiatan ini kami lakukan secara serentak di empat wilayah kecamatan kabupaten indramayu,di masing-masing titik dibagikan takjil sebanyak 500 buah.”Jelasnya
Ditambahkannya, Kedepan Pihaknya Akan Mengagendakan Rutin Membagikan Takjil Dibulan Ramadhan Setiap Tahunnya.**(Haris)
Unknown 21:40:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Diantaranya Di Jalan Raya Jatibarang-Karangampel Desa Sleman Kecamatan Sliyeg. Di Jalan Raya Jayawinangun Kecamatan Kecamatan Kedokanbunder.Jalan Raya Mundu Kecamatan Karangampel Dan Jalan Raya Desa Amis Kecamatan Cikedung.
Sebanyak 2.000 Buah Takjil Dibagikan Secara Gratis Untuk Para Pengendara Yang Melintasi Jalan Tersebut.Dua Ormas Yang Tergabung Itu Menurunkan Anggotanya Sebanyak 200 Orang Yang Terbagi Diwilayah Tersebut.
Ketua Gnpk Ri Indramayu Jaya Mengatakan Pihaknya Membagikan Takjil Gratis Untuk Para Warga Yang Khususnya Umat Muslim Yang Menjalankan Ibadah Puasa Sehingga Bisa Membantu Untuk Mereka Guna Menambah Hidangan Untuk Berbuka Puasa.
“Kegiatan ini kami lakukan secara serentak di empat wilayah kecamatan kabupaten indramayu,di masing-masing titik dibagikan takjil sebanyak 500 buah.”Jelasnya
Ditambahkannya, Kedepan Pihaknya Akan Mengagendakan Rutin Membagikan Takjil Dibulan Ramadhan Setiap Tahunnya.**(Haris)
Unknown 21:40:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Ormas GNPK RI Dan Gestamor Bagikan Ribuan Takjil Secara Gratis
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
21:40:00
INDRAMAYU - Sebagai bukti keberpihakan kepada buruh migrant indramayu yang tiap tahunnya mengirim uang (remitansi) hingga 800 milyar, jumlah yang sangat besar 160 kali lipat jika dibanding dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu yang hanya 5,7 Milyar.
Dikatakan Juwarih Ketua SBMI Indramayu, Pihaknya menekankan agar Perda itu juga mengatur layanan perlindungan seperti penyediaan layanan informasi di desa-desa kantong buruh migrant, baik online maupun offline. Selain itu, Perda ini juga harus menjamin agar penempatan berbiaya murah. Salah satu komponen biaya yang paling mahal saat ini adalah biaya pelatihan yang besarannya mencapai 8 juta rupiah.
“Jumlah ini bisa ditekan jika Pemkab Indramayu merevitalisasi Balai Latihan Kerja untuk calon buruh migrant. Ini juga berdampak pada peningkatan keterampilan calon buruh migrant, jika dibandingkan dengan Balai Latihan Kerja yang dikelola oleh PPTKIS/PJTKI yang hanya sekedar formalitas saja.” Ungkap Juwarih
Selain Itu, Dinas Tenaga Kerja juga harus menjamin adanya penandatanganan Perjanjian Penempatan antara calon buruh migrant dengan PPTKIS/PJTKI. Berdasarkan pengaduan yang masuk ke SBMI Indramayu, tidak ada satupun buruh migrant yang memiliki dokumen penting yang mengatur hak dan kewajiban para pihak.
“Kondisi ini menggambarkan bahwa PPTKIS/PJTKI telah mengabaikan wewenang Dinas Ketenagakerjaan, jika tidak maka Dinas Ketenagakerjaan sudah kecolongan dalam memberikan perlindungan pra penempatan” Katanya
Pada fase masa penempatan, Dinsosnaker juga harus memberikan perlindungan dengan layanan pengaduan dan tindak lanjutnya, baik kepada polisi, BNP2TKI, Kementerian Ketenagakerjaan atau Kementerian Luar Negeri.
Pada fase pasca penempatan, Perda juga harus memberikan kewenangan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja untuk memberdayakan mantan buruh migrant tanpa ada diskriminasi, terutama mantan buruh migrant yang pernah mengalami permasalahan.
“Tidak boleh ada pembedaan, menerima pengajuan pemberdayaan dari salah satu organisasi dan menolak pengajuan dari organisasi lain” Tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja serta Transmigrasi pada Dinsosnaker Kabupaten Indramayu, Iman Sulaeman, mengatakan Dinas Sosial, Ketenagakerjaan, dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu mencatat sebanyak 8.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berangkat melalui jalur ilegal atau non-prosedural.
Iman Sulaeman juga mengungkapkan, dari total TKI asal Indramayu sebanyak 17.281 orang, sekira 50% atau 8.000 orang merupakan ilegal.
"Namun di 2016 jumlah TKI di Indramayu relatif menurun jika dibandingkan 2015 yang mencapai 19.498 orang," kata dia, Senin (19/12/2016).
Iman menyatakan para TKI ilegal itu direkrut oleh oknum calo yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, para TKI ilegal tersebut biasanya membuat paspor dan visa di luar daerahnya sendiri.
"Seharusnya, pihak yang mengurus paspor dan visa itu lebih selektif. Mereka bisa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada kami, secara prosedural kah para TKI itu," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya membentuk layanan terpadu satu pintu untuk masyarakat yang melakukan pengaduan jika terjadi permasalahan. Ke depannya pihaknya juga akan membentuk satgas TKI agar bisa memberantas calo-calo dan oknum yang memberangkatkan TKI melalui jalur ilegal.
"Upaya kami, jika ada aduan masyarakat yang mengalami permasalahan menjadi TKI, kami akan meneruskan ke BNP2TKI, Kementerian Ketenaga Kerja, dan Kementerian Luar Negeri, karena wewenang kami sebatas koordinasi," pungkasnya.**(Haris)
Redaksi
09:24:00
NJW Magz
Bandung Indonesia
Dikatakan Juwarih Ketua SBMI Indramayu, Pihaknya menekankan agar Perda itu juga mengatur layanan perlindungan seperti penyediaan layanan informasi di desa-desa kantong buruh migrant, baik online maupun offline. Selain itu, Perda ini juga harus menjamin agar penempatan berbiaya murah. Salah satu komponen biaya yang paling mahal saat ini adalah biaya pelatihan yang besarannya mencapai 8 juta rupiah.
“Jumlah ini bisa ditekan jika Pemkab Indramayu merevitalisasi Balai Latihan Kerja untuk calon buruh migrant. Ini juga berdampak pada peningkatan keterampilan calon buruh migrant, jika dibandingkan dengan Balai Latihan Kerja yang dikelola oleh PPTKIS/PJTKI yang hanya sekedar formalitas saja.” Ungkap Juwarih
Selain Itu, Dinas Tenaga Kerja juga harus menjamin adanya penandatanganan Perjanjian Penempatan antara calon buruh migrant dengan PPTKIS/PJTKI. Berdasarkan pengaduan yang masuk ke SBMI Indramayu, tidak ada satupun buruh migrant yang memiliki dokumen penting yang mengatur hak dan kewajiban para pihak.
“Kondisi ini menggambarkan bahwa PPTKIS/PJTKI telah mengabaikan wewenang Dinas Ketenagakerjaan, jika tidak maka Dinas Ketenagakerjaan sudah kecolongan dalam memberikan perlindungan pra penempatan” Katanya
Pada fase masa penempatan, Dinsosnaker juga harus memberikan perlindungan dengan layanan pengaduan dan tindak lanjutnya, baik kepada polisi, BNP2TKI, Kementerian Ketenagakerjaan atau Kementerian Luar Negeri.
Pada fase pasca penempatan, Perda juga harus memberikan kewenangan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja untuk memberdayakan mantan buruh migrant tanpa ada diskriminasi, terutama mantan buruh migrant yang pernah mengalami permasalahan.
“Tidak boleh ada pembedaan, menerima pengajuan pemberdayaan dari salah satu organisasi dan menolak pengajuan dari organisasi lain” Tegasnya.
Iman Sulaeman juga mengungkapkan, dari total TKI asal Indramayu sebanyak 17.281 orang, sekira 50% atau 8.000 orang merupakan ilegal.
"Namun di 2016 jumlah TKI di Indramayu relatif menurun jika dibandingkan 2015 yang mencapai 19.498 orang," kata dia, Senin (19/12/2016).
Iman menyatakan para TKI ilegal itu direkrut oleh oknum calo yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, para TKI ilegal tersebut biasanya membuat paspor dan visa di luar daerahnya sendiri.
"Seharusnya, pihak yang mengurus paspor dan visa itu lebih selektif. Mereka bisa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada kami, secara prosedural kah para TKI itu," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya membentuk layanan terpadu satu pintu untuk masyarakat yang melakukan pengaduan jika terjadi permasalahan. Ke depannya pihaknya juga akan membentuk satgas TKI agar bisa memberantas calo-calo dan oknum yang memberangkatkan TKI melalui jalur ilegal.
"Upaya kami, jika ada aduan masyarakat yang mengalami permasalahan menjadi TKI, kami akan meneruskan ke BNP2TKI, Kementerian Ketenaga Kerja, dan Kementerian Luar Negeri, karena wewenang kami sebatas koordinasi," pungkasnya.**(Haris)
Pemda Harus Prioritaskan Penerbitan Perda Perlindungan Buruh Migran
Posted by Admin Tuesday, 20 December 2016
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
09:24:00
"Nomor rekening 4192-01-009188-53-5 Bank BRI atas nama Rasinta," kata Rasinta , Selasa siang (30/8/2016).
Kepada Patrolinews.com kedua orang tua Dimas Bayu Saputra, Rasinta (39) dan Duniah (34) mengatakan bahwa Dimas Bayu Saputra hari Rabu besok besedia untuk membawa Dimas Bayu Saputra ke RSUD Indramayu untuk memohon surat rujukan ke rumah sakit di Bandung.
"Saya ini selain memikirkan pembiayaan untuk perobatan dan biaya hidup selama nanti nunggu anak saya di rumah sakit, karena belum ada dari saudara saya yang nanti ikut bareng ke rumah sakit. Saya juga berterimakasih untuk yang kemarin sudah membantu menyumbangkan uang untuk anak saya. Ya, terimaksih juga untuk bapak Dewan Pak Azun Mauzun yang sudah menyarankan ke saya agar Dimas untuk secepatnya di bawa ke rumah sakit. Untuk Bambang Sugiono dan teman-temannya juga yang kemarin sudah menyumbang uang. Pak Kuwu desa Jangga dan Pak Camat Losarang juga saya berterimakasih karena anak saya Dimas sudah di bantu," ucapnya.
Sementara dari Kepala Desa Jangga, Nedi Prasetyo,A.Md akan mendonasikan besok hari Rabu (31/8/206) kepada keluarga Dimas Bayu Saputra senilai Rp.3.200.000. Donasi tersebut hasil dari penggalangan dana Nedi Prasetyo,A.Md bersama teman-teman alumni sekolah SMA yang peduli terhadap kesehatan Dimas Bayu Saputra.
"Besok saya juga mau mendonasikan dari hasil penggalangan dana teman-teman alumni sekolah saya. Sudah terkumpul ada tiga juta dua ratus ribu rupiah. Nanti saya kasihkan besok ke keluarga Dimas Bayu Saputra sebelum besok berangkat ke RSUD Indramayu," kata Nedi Prasetyo,A.Md kepada Patrolinews.com, Selasa (30/8/2016) Siang, Di ruang kerja.
Masih kata Nedi Prasetyo,A.Md, Besok saya tidak bisa ikut mengantar Dimas ke RSUD Indramayu karena besok disini (Kantor Desa Jangga-Red) ada acara kelanjutan kompensasi seismik. Paling yang ikut untuk mendampingi Dimas ada dari petugas saya, bagian Bekel.
Tadi saya telepon bapak camat,Supriyono,S.Sos. Saya mengajukan fasilitas mobil ke Pak Camat untuk besok mengantar Dimas dan keluarga. Dari Pak Camat belum bisa menyediakan mobil karena mobilnya mau di pake, ada rapat. Pak Camat memberikan uang 400 ribu sebagai penggantinya, untuk sewa mobil besok untuk mengantar Dimas ke RSUD Indramayu.
"Besok jam 9 pagi Dimas kita berangkatkan," pungkasnya.
Kapolsek Losarang, Kompol I Ketut Sumadana,SH,MH saat diinformasikan oleh awak media ini pada hari Senin kemarin (29/8/2016) perihal penyakit Dimas Bayu Saputra langsung peduli dengan mendonasikan uang Rp.200.000 melalui awak media ini.
"Ini dari saya untuk Dimas. Kita doakan semoga Dimas lekas sembuh. Terimakasih Informasinya ya," kata Kapolsek Losarang kepada awak media ini, Senin (29/8/2016).
(Patrolinews) Anonymous 12:35:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Hari Ini Bocah 5 Tahun Penderita Ginjal Bocor Ke RSUD Indramayu
Posted by Admin Wednesday, 31 August 2016
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
12:35:00
Indramayu - Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kecamatan Lohbener Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) kabupaten Indramayu, Karnoto menyikapi proyek pengaspalan di Desa Lanjan RT 04 sampai di RT 05 RW 02 Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, Selasa (30/8/2016).
"Sesuai dengan Undang-undang nomor 28 tahun 1999, tentang peran serta Masyarakat dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 68 tahun 1999, tentang tata cara pelaksanaan peran serta Masyarakat. Patut di duga proyek tersebut terindikasi praktek-praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). royek pengaspalan tersebut yang tidak memasang papan proyek anggaran. Dari data yang kita miliki pelaksanaan proyek tersebut di mulai tanggal 24 Agustus 2016," imbuhnya kepada Patrolinews.com.
Sementara, Kepala Desa Lanjan, Iwan Toniwan memaparkan perihal adanya pengaspalan di jalan tersebut kepada Karnoto dan kepada Patrolinews.com.
"Proyek pengaspalan di jalan itu dari Bina Marga. Ya, memang mereka sebelum memulai pelaksanaan pengaspalan jalan sudah datang ke kantor desa. Keperluan mereka itu untuk izin pengaspalan jalan. Persoalan ada dan tidak adanya papan proyek yang mereka kerjakan itu saya tidak tahu menahu. Saya tidak bisa menghentikan proyek tersebut," jelas Iwan Toniwan.
Iwan menambahkan, bahwa proyek pengaspalan tersebut berasal dari Dinas Bina Marga Provinsi dan memang harus memasang plank informasi proyek.
"Harusnya saya bersyukur sekali dengan adanya bantuan. Ya itu bantuan dari Provinsi. Kalau semua proyek desa itu menggunakan papan proyek. Kemarin proyek desa yang sudah selesai itu TPT (Tembok Penahan tanah), papan proyek di pasang." Kata Iwan Toniwan kepada Karnoto dan Patrolinews.com.
Setelah mengkonfirmasi Kepala Desa Lanjan, selanjutnya Karnoto akan menyampaikan temuan tersebut ke Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu.
"Temuan ini akan berlanjut. Akan lanjut ke Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu," pungkas Karnoto.
(Patrolinews) Anonymous 12:30:00 NJW Magz Bandung Indonesia
"Sesuai dengan Undang-undang nomor 28 tahun 1999, tentang peran serta Masyarakat dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 68 tahun 1999, tentang tata cara pelaksanaan peran serta Masyarakat. Patut di duga proyek tersebut terindikasi praktek-praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). royek pengaspalan tersebut yang tidak memasang papan proyek anggaran. Dari data yang kita miliki pelaksanaan proyek tersebut di mulai tanggal 24 Agustus 2016," imbuhnya kepada Patrolinews.com.
Sementara, Kepala Desa Lanjan, Iwan Toniwan memaparkan perihal adanya pengaspalan di jalan tersebut kepada Karnoto dan kepada Patrolinews.com.
"Proyek pengaspalan di jalan itu dari Bina Marga. Ya, memang mereka sebelum memulai pelaksanaan pengaspalan jalan sudah datang ke kantor desa. Keperluan mereka itu untuk izin pengaspalan jalan. Persoalan ada dan tidak adanya papan proyek yang mereka kerjakan itu saya tidak tahu menahu. Saya tidak bisa menghentikan proyek tersebut," jelas Iwan Toniwan.
Iwan menambahkan, bahwa proyek pengaspalan tersebut berasal dari Dinas Bina Marga Provinsi dan memang harus memasang plank informasi proyek.
"Harusnya saya bersyukur sekali dengan adanya bantuan. Ya itu bantuan dari Provinsi. Kalau semua proyek desa itu menggunakan papan proyek. Kemarin proyek desa yang sudah selesai itu TPT (Tembok Penahan tanah), papan proyek di pasang." Kata Iwan Toniwan kepada Karnoto dan Patrolinews.com.
Setelah mengkonfirmasi Kepala Desa Lanjan, selanjutnya Karnoto akan menyampaikan temuan tersebut ke Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu.
"Temuan ini akan berlanjut. Akan lanjut ke Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu," pungkas Karnoto.
(Patrolinews) Anonymous 12:30:00 NJW Magz Bandung Indonesia
INDRAMAYU – Sedikitnya 300 paket nasi bungkus diberikan gratis bagi anak yatim dan tukang becak, oleh lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu, Acara ini dilaksanakan di sekretariat PWI Indramayu Jalan Olahraga nomor 21 Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Rabu (29/06).
Dalam acara ini, PWI juga memberikan “uang lebaran” untuk 50 anak yatim piatu. Kegiatan yang digelar saat buka puasa bersama (Bukber), dihadiri sejumlah mitra-mitra kerja PWI Indramayu, diantaranya perwakilan dari Pertamina RU VI Balongan, Pertamina ONWJ, Pertamina EP, Alfamart dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Seperti dilansir dari Cirebontrust.com Ketua PWI Indramayu, Yusuf Husen mengatakan acara bukber ini juga melibatkan 47 anggota PWI Indramayu.”Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan stakeholder dan mitra PWI Indramayu,” kata dia.
Bulan suci Ramadhan ini, lanjut Yusuf, diharapkan menjadi bulan yang penuh kebaikan dan keberkahan. “Disela-sela aktivitas kerja, kami ingin berbagi dengan anak yatim dan tukang becak. Mudah-mudahan acara ini dapat bermanfaat meski jumlahnya terbatas,” kata dia.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Tomi Indra mengatakan, anak yatim dan tukang becak yang diundang berasal dari lingkungan terdekat dari lokasi Sekretariatan PWI Indramayu.
“Mudah-mudahan, kegiatan ini menjadi ladang amal saleh bagi PWI Indramayu untuk senantiasa memberikan kebaikan bagi sesama,” kataya.
Dukungan dari mitra kerja dan stakeholder yang ada juga semakin menguatkan PWI Indramayu sebagai organisasi yang profesional dan mapan, serta dekat dengan masyarakat.
“PWI ingin menjadi organisasi profesi yang peka terhadap lingkungan, lebih suka tangan berada di atas dibandingkan meletakkan telapak tangan di bawah,” ujarnya.
Anonymous 10:44:00 NJW Magz Bandung Indonesia
PWI Indramayu Bagihkan Paket Nasi Bagi Anak Yatim dan Tukang Becak
Posted by Admin Thursday, 30 June 2016
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
10:44:00
merupakan dokumentasi kegiatan kami selama dua tahun terakhir
wartanelayan 13:59:00 NJW Magz Bandung Indonesia
wartanelayan 13:59:00 NJW Magz Bandung Indonesia
Dokumentasi kegiatan 2015
Posted by Admin Sunday, 3 April 2016
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
13:59:00
INDRAMAYU
- Baznas Kabupaten Indramayu kembali menyalurkan distribusi zakat, infaq, dan
shodaqah untuk para pelajar yang tidak mampu di Kabupaten Indramayu. Jumlah
yang disalurkan mencapai 607 juta yang diperuntukan bagi 3.108 siswa. Acara
penyerahan dipusatkan di Aula SMA Negeri 1 Sindang, Jum’at (26/02/2016).
Redaksi
17:49:00
NJW Magz
Bandung Indonesia
Baznas Berikan Bantuan Bagi 3.108 Siswa Tidak Mampu
Posted by Admin Friday, 26 February 2016
RADIO SONG FM INDRAMAYU
Updated at:
17:49:00







